
Timnas U-23 Indonesia tampil gemilang pada pertandingan uji coba lawan Timor Leste di Stadion Gelora Bung Karno, Selasa (25/10/2011). Dengan meyakinkan, mereka menekuk lawan 5-0.
Pesta gol Indonesia dibuka melalui gol Abdurrahman di menit keenam. Memanfaatkan tendangan sudut Joko Sasongko, tandukan Abdurrahman sukses menggetarkan jala Timor. 10 menit berselang, Indonesia kembali menggandakan kedudukan menjadi 2-0. Kali ini melalui aksi individual Ferdinand Sinaga. Ferdinand sempat menyisir sisi kiri sebelum akhirnya menceploskan tendangan keras yang tak mampu dibendung kiper Timor.
Duka tim asuhan Antonio Viera belum berhenti. Pada menit ke-17, wasit Muhammad Yusuf memberikan hadiah penalti untuk Indonesia usai pelanggaran terhadap Okto Maniani. Patrick Wanggai yang ditunjuk sebagai eksekutor pun sukses membukukan gol kedelapannya bersama Timnas U-23.
Di menit ke-20, Timor kembali diganjar penalti setelah Andik Vermansyah dilanggar di kotak terlarang. Kapten tim, Egi Melgiansyah tak membuang peluang. Sepakannya membuat kiper Timor tak berkutik. Kebobolan empat gol membuat pemain Timor sedikit emosi. Berulang kali negara pecahan Indonesia ini melanggar pemain Indonesia.
Sementara anak asuh Rahmad Darmawan terus tampil agresif. Tercatat tiga peluang emas Indonesia oleh, Andik, Okto dan Patrick terjadi dalam kurun waktu tiga menit, antara menit ke-27 hingga 30. Hanya saja kurang tenang serta lemahnya penyelesaian membuat tiga peluang emas itu terbuang sia-sia.
Serangan Indonesia ke pertahanan Timor tak pernah kendur. Ferdinand, Patrick, Andik dan Okto membuat pertahanan Timor tak berkutik. Hanya saja tak ada gol hingga paruh pertama pertandingan. Skor 4-0 bertahan hingga turun minum.
Pesta gol Indonesia dibuka melalui gol Abdurrahman di menit keenam. Memanfaatkan tendangan sudut Joko Sasongko, tandukan Abdurrahman sukses menggetarkan jala Timor. 10 menit berselang, Indonesia kembali menggandakan kedudukan menjadi 2-0. Kali ini melalui aksi individual Ferdinand Sinaga. Ferdinand sempat menyisir sisi kiri sebelum akhirnya menceploskan tendangan keras yang tak mampu dibendung kiper Timor.
Duka tim asuhan Antonio Viera belum berhenti. Pada menit ke-17, wasit Muhammad Yusuf memberikan hadiah penalti untuk Indonesia usai pelanggaran terhadap Okto Maniani. Patrick Wanggai yang ditunjuk sebagai eksekutor pun sukses membukukan gol kedelapannya bersama Timnas U-23.
Di menit ke-20, Timor kembali diganjar penalti setelah Andik Vermansyah dilanggar di kotak terlarang. Kapten tim, Egi Melgiansyah tak membuang peluang. Sepakannya membuat kiper Timor tak berkutik. Kebobolan empat gol membuat pemain Timor sedikit emosi. Berulang kali negara pecahan Indonesia ini melanggar pemain Indonesia.
Sementara anak asuh Rahmad Darmawan terus tampil agresif. Tercatat tiga peluang emas Indonesia oleh, Andik, Okto dan Patrick terjadi dalam kurun waktu tiga menit, antara menit ke-27 hingga 30. Hanya saja kurang tenang serta lemahnya penyelesaian membuat tiga peluang emas itu terbuang sia-sia.
Serangan Indonesia ke pertahanan Timor tak pernah kendur. Ferdinand, Patrick, Andik dan Okto membuat pertahanan Timor tak berkutik. Hanya saja tak ada gol hingga paruh pertama pertandingan. Skor 4-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Indonesia terus menekan. Namun, pertahanan Timor Leste semakin sulit dibongkar.
Baru pada menit ke-72, Indonesia berhasil menambah gol lewat Samsir Alam. Gol bermula dari umpan silang di sisi kiri pertahanan Timor. Yongky Ariwibowo.
Bola gagal ditangkap kiper Timor, tapi hanya mengenai tiang gawang atas. Bola mantul langsung disosor Samsir Alam dan gol.
Idonesia sempat tertekan saat memasuki 10 menit terakhir. Beberapa kali Timor Leste melepaskan tendangan ke gawang. Beruntung, serangan Timor Leste tak mampu menjebol gawang Indonesia.
Indonesia mencoba kembali menguasai permainan. Namun, huaj lebat membuat permainan sulit berkembang dan skor 5-0 untuk kemenangan Indonesia bertahan sampai pertandingan usai.
