Share |

PSSI Hapus Pembatasan Gaji Pemain


Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) membatalkan ketentuan pembatasan gaji pemain lokal yang tak boleh melebihi Rp 500 juta per musim. Besaran gaji pemain kini diserahkan ke masing-masing klub peserta kompetisi mendatang. "Soal gaji pemain, PSSI tidak ikut campur. Kami bantah bahwa PSSI disebut-sebut memutuskan pembatasan gaji pemain," kata Ketua Umum PSSI Djohar Arifin ketika berbuka puasa bersama pengurus PSSI di daerah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, 15 Agustus 2011. Sebelumnya Koordinator Kompetisi Sihar Sitorus mengatakan klub-klub yang ingin mengikuti kompetisi musim depan tak boleh membayar pemain lebih dari Rp 500 juta per musim. Ketentuan ini masuk dalam daftar persyaratan yang wajib ditaati setiap klub yang ingin mengikuti kompetisi musim depan. Namun rapat pleno Anggota Komite Eksekutif PSSI sore tadi membatalkan ketentuan tersebut. Gaji pemain, kata Djohar, akan ditentukan dalam pertemuan klub-klub yang telah lolos verifikasi nanti. "Akan dibahas klub-klub yang sudah sah ikut kompetisi profesional. Apakah perlu batas gaji, klub yang memutuskan," kata Djohar. Hasil rapat pleno juga meralat syarat deposito partisipasi Rp 5 miliar. Semula syarat tersebut adalah harga mati. Namun rapat pleno memutuskan alternatif lain, yakni garansi bank. Sehingga klub yang ingin mengikuti kompetisi musim depan bisa memilih menyetor deposito Rp 5 miliar atau menyerahkan garansi bank senilai Rp 5 miliar. Adapun mengenai kuota pemain asing yang boleh dikontrak klub, yakni maksimum 3 pemain non Asia dan 1 pemain Asia untuk klub di level 1 dan maksimum 2 pemain non Asia dan 1 pemain Asia untuk klub di level 2, tetap berlaku. DWI RIYANTO AGUSTIAR
Share on Google Plus

About 12paz