– Ketua Umum Persipura Jayapura, Manase Roberth Kambu, mengatakan pihaknya sangat berharap agar salah satu pemain asingnya, Viktor Igbonefo, segera terealiasasi proses naturalisasinya.
“Kami mendapat informasi kalau proses naturalisasi Igbonefo sudah disetujui DPR RI dan saat ini tinggal menunggu keputusan Presiden saja. Kita berharap agar secepatnya ada titik terang, karena dengan demikian kami bisa menentukan langkah selanjutnya untuk merekrut pemain asing,” katanya di Jayapura, Rabu.
Menurut mantan Wali Kota Jayapura dua periode itu, semua syarat yang diajukan untuk proses naturalisasi Viktor Igbonefo sudah lengkap, sehingga prosesnya tidak lagi terlalu berbelit-belit, dan tinggal menunggu kepastian putusan akhir saja.
“Igbonefo sudah lima tahun lebih berada di Persipura, seharusnya proses naturalisasinya bisa dipercepat oleh pemerintah,” katanya.
Menyinggung siapa pemain asing yang akan direkrut Persipura jika Viktor Iqbonefo resmi jadi Warga Negara Indonesia (WNI), MR Kambu masih enggan menyebutkan siapa pemain asing yang sedang diincar.
“Saya belum bisa menyebutkan siapa pemain itu. Namun, kami berharap Iqbonefo secepatnya jadi WNI dulu, tentunya dengan begitu peluang Persipura untuk menambah pemain asing semakin besar,” ucapnya.
Dikatakannya, jika proses naturalisasi tersebut semakin lama, maka peluang untuk menambah pemain asing di awal kompetisi musim depan juga kian menipis, mengingat kompetisi sudah akan kembali dilangsungkan dalam waktu dekat, sehingga kebanyakan pemain asing yang berkualitas sudah dikontrak oleh klub lain.
“Kalaupun nantinya kita akan menambah pemain asing, maka kemampuannya harus lebih baik dari pemain lokal. Namun kalau kemampuannya biasa-biasa saja, ya lebih baik kita pakai pemain lokal saja karena kemampuan mereka sudah tidak diragukan lagi,” paparnya.
Selain Viktor Igbonefo, saat ini Persipura masih memiliki tiga orang pemain asing lainnya, dimana satu orang diantaranya adalah pemain Asia sementara lainnya adalah non Asia.
Ketiga pemain tersebut adalah, gelandang asal Liberia, Zah Rahan Krangar, pemain belakang asal Kamerun, Bio Paulin Pierre, dan penjaga gawang asal Korea Selatan, Yoo Jae Hoon.[lur]
