
- Korea Utara mematok US$ 150 ribu atau sekitar Rp 1,2 miliar untuk bertanding melawan tim sepakbola nasional senior Indonesia dalam laga uji coba menjelang putaran ketiga Kualifikasi Pra-Piala Dunia 2014. PSSI menyatakan tak sanggup.
"Mereka minta harga tinggi, sekitar US$ 150 ribu," kata Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Tri Goestoro di kantornya di Kawasan Gelora Bung Karno, Jumat (5/8/2011).
Tri mengatakan jumlah itu kelewat tinggi, sehingga pilihan mempertemukan timnas dengan Korea Utara pun dicoret. Sebagai gantinya Timnas akan dipertemukan dengan tim dari Lebanon. "Dengan Lebanon sudah fix," katanya. Namun Tri belum bisa memastikan kapan kedua tim akan bertemu. Ia hanya mengatakan pertandingan akan berlangsung di Lebanon. "Tapi main di sana," katanya.
Adapun mengenai kemungkinan uji tanding melawan Oman dan Selandia Baru, kata Tri, masih dalam penjajakan. Pihaknya telah mengirim tawaran ke Selandia Baru, tapi belum ada respons. [kun]
"Mereka minta harga tinggi, sekitar US$ 150 ribu," kata Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Tri Goestoro di kantornya di Kawasan Gelora Bung Karno, Jumat (5/8/2011).
Tri mengatakan jumlah itu kelewat tinggi, sehingga pilihan mempertemukan timnas dengan Korea Utara pun dicoret. Sebagai gantinya Timnas akan dipertemukan dengan tim dari Lebanon. "Dengan Lebanon sudah fix," katanya. Namun Tri belum bisa memastikan kapan kedua tim akan bertemu. Ia hanya mengatakan pertandingan akan berlangsung di Lebanon. "Tapi main di sana," katanya.
Adapun mengenai kemungkinan uji tanding melawan Oman dan Selandia Baru, kata Tri, masih dalam penjajakan. Pihaknya telah mengirim tawaran ke Selandia Baru, tapi belum ada respons. [kun]
