
Ini karena latihan yang dijalani PSPS masih berkutat kepada latihan ringan karena tempat latihan yang tidak standar.
Alhasil pemulihan fisik ini menjadi fokus jajaran pelatih dalam latihan di Lapangan Sanggar Chevron, Kamis (19/5).
“Dengan berlatih di Lapangan Sanggar ini kita baru bisa menjalankan latihan sesuai program. Sementara beberapa waktu yang lalu, saat jadwal latihan di sini, bertepatan pula dengan jadwal libur,” kata asisten pelatih PSPS, Afrizal saat ditemui usai latihan, Kamis (19/5).
Dalam latihan kemarin, skuad Abdul Rahman Gurning itu mendapat latihan fisik untuk mengembalikan stamina, dan game taktik untuk mulai membangun kerja sama tim agar kekompakan antar-lini tetap terjaga.
Afrizal mengungkapkan bahwa memang ada beberapa pemain yang belum terlalu fit untuk tampil dalam pertandingan, setelah mengalami keletihan usai pertandingan berturut-turut melawan Bontang FC dan Semen Padang beberapa waktu lalu dan langsung disambut dengan libur panjang.
“Banyak hal yang membuat pertimbangan kami untuk tetap fokus pembenahan fisik pemain,” ujar Afrizal.
Dijelaskan Afrizal, Pelita Jaya yang dihadapi di Sport Center Kuansing pada 28 mei nanti adalah tim yang tak bisa dianggap remeh, kendati saat laga tandang Dzumafo Epandi Herman dkk menang 3-2. Oleh sebab itu lini pertahanan tetap jadi perhatian agar tidak gampang kebobolan lewat serangan balik lawan.
“Dari evaluasi menghadapi Semen Padang, anak-anak kerap membiarkan lawan melakukan shooting di garis 16. Ini tentunya tidak boleh lagi terjadi saat lawan Pelita Jaya,” ujar Afrizal lagi.(*2/ted)
