
Kekalahan Persema Malang atas tim tamunya Semen Padang, Kamis (4/121/2010) sore, di Stadion Gajayanan Kota Malang diakui sang pelatih Timo Schuenemann akibat tak diperkuat pemain andalannya Irfan Bachdim.
"Kali ini bukan karena faktor lapangan yang tergenang air akibat hujan. Tetapi karena Persema tak diperkuat Infan Bahcdim,” aku Timo kepada wartawan usai pertandingan.
Menurut Timo, Persema selaku tim tuan rumah memang menargetkan bukan hanya mencuri poin. Tetap memperoleh poin penuh. "Namun realitasnya gagal. Banyak faktor kegagalan Pesema itu. Selain tak ada Irfan, juga kesalahan pemain yang tidak pandai memanfaatkan peluang,"katanya.
Sebenarnya kata Timo, peluang untuk anak asuhnya terlihat cukup banyak. Namun, berbagai peluang itu tak dimanfaatkan. ”Mislanya, pemain depan sering salah umpan, dan tembakan yang tak terarah ke gawang lawan,” ujarnya dengan wajah terlihat tak ceria.
Timo juga mengaku, kalau timnya diperkuat Irfan dan juga pemain lainnya yang mengalami cedera tak bisa tampil, optimis akan mampu meraih poin penuh. "Saya salut ke pemain Semen Padang. Pertandingan kali ini cukup luar biasa. Pemain Semen Padang mampu memanfaatkan berbagai peluang yang mengakibatkan gol,"akunya.
Ia menilai, gol yang diciptakan Ellie Aiboy, murni serangan balik yang tidak bisa ditepis anak asuhnya. "Seharusnya serang balik dan juga tendangan dari Ellie Aiboy itu bisa ditepis dan tak menjadi gol," ungkapnya.
Namun, apa daya kata Timo, dirinya pasrah di evaluasi oleh pihak manajemen akibat kekalahan tersebut. "Saya sudah sering dievaluasi. Evaluasi sudah biasa bagi saya. Di kritik oleh pelatih di luar lapangan, sudah biasa saya alami,"tegasnya pasrah.
Sekedar diketahui, bagi Persema, kekalahan melawan Semen Padang itu adalah kekalahan kandang perdana di kompetisi ISL musim ini. Akibatnya, Laskar Ken Arok itu harus rela turun ke posisi 9 klasemen sementara ISL dengan koleksi 10 poin dari 8 laga.
Sebaliknya, bagi Semen Padang ini merupakan kemenangan perdananya di kandang lawan. Tambahan tiga poin membuat Kabau Sirah kini naik ke urutan 5 klasemen sementara dengan 13 poin dari 6 laga.
Sementara itu, menurut pelatih Semen Padang, Nil Maizar, pertandingan lawan Persema itu adalah pertandingan luar biasa. ”Persema itu tim bagus. Hanya dalam pertandingan kali ini, Persema belum beruntung. Itulah yang dinamakan pertandingan,” akunya santai.
Lebih lanjut, Nil Maizar mengatakan, pihaknya cukup bersyukur anak didiknya mampu membawa pulang poin penuh. ”Saya bersykur yang sangat dalam. Semoga pertandingan kedepan, Semen Padang selalu memang,” katanya.
