
Sore nanti, kekuatan skuad Persema kembali diuji dalam lanjutan kompetisi Super Liga musim ini. Laskar Ken Arok kali ini giliran ditantang tim tamu Semen Padang di Stadion Gajayana. Mampukah Persema memenangi match day ketujuhnya tersebut? Atau justru sebaliknya Semen Padang yang memenangi? Jawabannya baru akan tersaji hingga 2x45 menit pertandingan normal nantinya.
Pertemuan Persema dengan Semen Padang ini diprediksi berlangsung seru dan dibumbui persaingan ketat. Pasalnya, dua tim sama-sama terluka setelah menuai tidak maksimal di pertandingan sebelumnya. Tuan rumah baru saja ditahan imbang 2-2 tamunya Pelita Jaya Karawang di Stadion Gajayana, Minggu (31/10) lalu. Sedangkan di hari yang sama, Semen Padang tumbang 1-3 oleh tuan rumah Arema Indonesia di Stadion Kanjuruhan Kepanjen.
Bagi Persema, kemenangan menjadi harga mati. Itupun jika penggawa Laskar Ken Arok tidak ingin kembali mendapatkan semprotan kegeraman Ketua Umum Persema, Peni Suparto menyusul tim tidak bisa pertahankan keunggulan 2-0 dari Pelita Jaya. Bahkan, Inep-sapaan Peni yang juga walikota Malang ini mempertanyakan kinerja pelatih Persema, Timo Scheunemann karena dianggap salah strategi. Sampai-sampai, seusai laga, si pelatih berkebangsaan Jerman ini siap dipecat jika dinilai gagal menjalankan tugas.
Timo berjanji, timnya akan membalaskan kegagalan raih kemenangan itu di laga lawan Semen Padang. Dia mengisyaratkan, timnya akan tampil terbuka dan menekan lawan untuk mengejar kemenangan. Selain itu, pelatih berlisensi A UEFA ini juga mengintruksikan pemainnya agar tampil penuh konsentrasi dalam menerapkan permainan khasnya, yakni kolektifitas. Dia juga berharap, kondisi lapangan Stadion Gajayana mendukung timnya, artinya lapangan tidak sampai tergenang air.
‘’Tim ini (Persema, Red) punya karakter permainan berkualitas. Jadi jika lapangan becek, permainan tidak bisa jalan maksimal. Kami sendiri lebih berpikir dan konsentrasi ke tim kita sendiri, tidak terlalu melihat bagaimana lawan. Ini untuk maksimalkan persiapan Persema sendiri. Lawan Semen Padang, tentu kita ingin menang,” ujarnya.
Jauh-jauh hari, Timo juga sudah menyiapkan komposisi terbaiknya untuk hadapi Semen Padang. Absennya Yogi Alfian dan Firman Basuki ataupun Kasan Soleh yang terakumulasi kartu kuning di sektor bek sudah teratasi dengan menyiapkan Suroso dan Dian Fachrudin. Mereka akan menjadi pendamping setia dua center defender, Abanda Herman dan Seme Patrick yang selama ini menjadi andalan tembok pertahanan Persema.
Sedangkan, ancaman Irfan Bachdim absen karena masih belum pulih dari cedera hamstring pada paha kirinya juga disiapkan Jaya Teguh Angga, ataupun Ngon Mamoun dan Reza Mustofa. Lini tengah Persema juga disiapkan kembali ke titik kokoh. Bima Sakti akan kembali bertandem dengan Robbie Gaspar yang di laga lawan Pelita Jaya direposisikan sebagai bek kiri namun tidak maksimal.
‘’Kita sudah siapkan komposisi di stater line up. Saya tahu, Semen Padang pasti akan coba cari poin maksimal saat lawan kita nanti. Sebab, mereka baru saja kalah lawan Arema. Tentu hal ini menjadikan kita harus lebih waspada dan konsentrasi. Tidak menutup kemungkinan, mereka juga akan bermain terbuka untuk mengejar kemenangan. Jadi, pertandingan akan menarik, kedua tim akan saling serang,” tambah Timo.
Sementara itu, kubu Semen Padang benar-benar optimis tinggi bisa mencuri poin. Meski sepanjang sejarah pertemuan terakhirnya di musim 2007, tim berjuluk Kerbau Sirah ini belum pernah menang atas Persema. Namun, hal itu tidak menyulutkan semangat tanding Elie Aiboy dkk. Terlebih mereka melihat Persema punya performance yang angina-anginan. Selain itu, ada celah yang sudah dikatongi Semen Padang dalam usaha merobek jala gawang Persema, sore nanti.
Pelatih Semen Padang, Nilmaizar menyatakan timnya siap hadapi Laskar Ken Arok. Absennya Saktiawan Sinaga akibat kartu merah saat lawan Singo Edan, tidak mempengaruhi kesiapan timnya. Di depan, kecepatan Edward Wilson dan Esteban Vizcarra akan menjadi ujung tombak penghancur pertahanan Persema. Di tengah, kecepatan Elie Aiboy dan M Rizal dari sektor sayap siap memberikan tusukan ke jantung pertahanan Persema. Di belakang, sosok mantan pemain Persema, Park Chul Hyung akan menjadi kekuatan tersendiri bertandem David Ngan untuk menghentikan kecepatan penyerang Persema, diantaranya Ngon Mamoun dan Irfan Bachdim.
‘’Kita main terbuka, dengan coba maksimal baik saat menyerang dan bertahan. Kuncinya dan yang terpenting, kita harus konsentrasi sepanjang pertandingan. Jika kita kecolongan sedikitpun, itu akan menjadi fatal seperti yang terjadi saat kita lawan Arema, lalu. Sedikit banyak, kita sudah mengetahui permainan Persema. Semua pemain harus kita waspadai, dan kalau perlu dimatikan terutama mereka yang coba masuk dan dekat dengan kotak penalty kita,” terang Nilmaizar.
Pertemuan Persema dengan Semen Padang ini diprediksi berlangsung seru dan dibumbui persaingan ketat. Pasalnya, dua tim sama-sama terluka setelah menuai tidak maksimal di pertandingan sebelumnya. Tuan rumah baru saja ditahan imbang 2-2 tamunya Pelita Jaya Karawang di Stadion Gajayana, Minggu (31/10) lalu. Sedangkan di hari yang sama, Semen Padang tumbang 1-3 oleh tuan rumah Arema Indonesia di Stadion Kanjuruhan Kepanjen.
Bagi Persema, kemenangan menjadi harga mati. Itupun jika penggawa Laskar Ken Arok tidak ingin kembali mendapatkan semprotan kegeraman Ketua Umum Persema, Peni Suparto menyusul tim tidak bisa pertahankan keunggulan 2-0 dari Pelita Jaya. Bahkan, Inep-sapaan Peni yang juga walikota Malang ini mempertanyakan kinerja pelatih Persema, Timo Scheunemann karena dianggap salah strategi. Sampai-sampai, seusai laga, si pelatih berkebangsaan Jerman ini siap dipecat jika dinilai gagal menjalankan tugas.
Timo berjanji, timnya akan membalaskan kegagalan raih kemenangan itu di laga lawan Semen Padang. Dia mengisyaratkan, timnya akan tampil terbuka dan menekan lawan untuk mengejar kemenangan. Selain itu, pelatih berlisensi A UEFA ini juga mengintruksikan pemainnya agar tampil penuh konsentrasi dalam menerapkan permainan khasnya, yakni kolektifitas. Dia juga berharap, kondisi lapangan Stadion Gajayana mendukung timnya, artinya lapangan tidak sampai tergenang air.
‘’Tim ini (Persema, Red) punya karakter permainan berkualitas. Jadi jika lapangan becek, permainan tidak bisa jalan maksimal. Kami sendiri lebih berpikir dan konsentrasi ke tim kita sendiri, tidak terlalu melihat bagaimana lawan. Ini untuk maksimalkan persiapan Persema sendiri. Lawan Semen Padang, tentu kita ingin menang,” ujarnya.
Jauh-jauh hari, Timo juga sudah menyiapkan komposisi terbaiknya untuk hadapi Semen Padang. Absennya Yogi Alfian dan Firman Basuki ataupun Kasan Soleh yang terakumulasi kartu kuning di sektor bek sudah teratasi dengan menyiapkan Suroso dan Dian Fachrudin. Mereka akan menjadi pendamping setia dua center defender, Abanda Herman dan Seme Patrick yang selama ini menjadi andalan tembok pertahanan Persema.
Sedangkan, ancaman Irfan Bachdim absen karena masih belum pulih dari cedera hamstring pada paha kirinya juga disiapkan Jaya Teguh Angga, ataupun Ngon Mamoun dan Reza Mustofa. Lini tengah Persema juga disiapkan kembali ke titik kokoh. Bima Sakti akan kembali bertandem dengan Robbie Gaspar yang di laga lawan Pelita Jaya direposisikan sebagai bek kiri namun tidak maksimal.
‘’Kita sudah siapkan komposisi di stater line up. Saya tahu, Semen Padang pasti akan coba cari poin maksimal saat lawan kita nanti. Sebab, mereka baru saja kalah lawan Arema. Tentu hal ini menjadikan kita harus lebih waspada dan konsentrasi. Tidak menutup kemungkinan, mereka juga akan bermain terbuka untuk mengejar kemenangan. Jadi, pertandingan akan menarik, kedua tim akan saling serang,” tambah Timo.
Sementara itu, kubu Semen Padang benar-benar optimis tinggi bisa mencuri poin. Meski sepanjang sejarah pertemuan terakhirnya di musim 2007, tim berjuluk Kerbau Sirah ini belum pernah menang atas Persema. Namun, hal itu tidak menyulutkan semangat tanding Elie Aiboy dkk. Terlebih mereka melihat Persema punya performance yang angina-anginan. Selain itu, ada celah yang sudah dikatongi Semen Padang dalam usaha merobek jala gawang Persema, sore nanti.
Pelatih Semen Padang, Nilmaizar menyatakan timnya siap hadapi Laskar Ken Arok. Absennya Saktiawan Sinaga akibat kartu merah saat lawan Singo Edan, tidak mempengaruhi kesiapan timnya. Di depan, kecepatan Edward Wilson dan Esteban Vizcarra akan menjadi ujung tombak penghancur pertahanan Persema. Di tengah, kecepatan Elie Aiboy dan M Rizal dari sektor sayap siap memberikan tusukan ke jantung pertahanan Persema. Di belakang, sosok mantan pemain Persema, Park Chul Hyung akan menjadi kekuatan tersendiri bertandem David Ngan untuk menghentikan kecepatan penyerang Persema, diantaranya Ngon Mamoun dan Irfan Bachdim.
‘’Kita main terbuka, dengan coba maksimal baik saat menyerang dan bertahan. Kuncinya dan yang terpenting, kita harus konsentrasi sepanjang pertandingan. Jika kita kecolongan sedikitpun, itu akan menjadi fatal seperti yang terjadi saat kita lawan Arema, lalu. Sedikit banyak, kita sudah mengetahui permainan Persema. Semua pemain harus kita waspadai, dan kalau perlu dimatikan terutama mereka yang coba masuk dan dekat dengan kotak penalty kita,” terang Nilmaizar.
