
KETIKA Persib Bandung memainkan duel klasiknya melawan Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Sabtu (30/10), asisten pelatih Persib, Robby Darwis tengah merayakan hari jadinya yang ke-46. Sangat wajar kalau kemudian mantan kapten Persib ini meminta anak asuhnya memberikan kado spesial berupa kemenangan dari tim "Macan Kemayoran".
"Saya tidak mau kado pahit. Karena itu, Persib harus memenangkan pertandingan melawan Persija. Saya tidak peduli berapa skornya, yang penting Persib menang," kata Robby, usai sesi latihan pagi di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Jumat (29/10).
Mantan pemain Persib dan tim nasional Indonesia kelahiran Bandung, 30 Oktober 1964 ini menyadari, memenangkan pertandingan melawan Persija di Jakarta merupakan tugas yang berat buat para pemainnya. Apalagi dalam pertandingan klasik ini, Persib harus kehilangan Eka Ramdani dan Baihakki bin Khaizan. Meskipun demikian, Robby percaya, pasukannya bisa tampil all out untuk memaksimalkan setiap kesempatan.
"Absennya Eka dan Baihakki pasti berpengaruh. Dalam setiap pertandingan, siapa pun pelatihnya pasti ingin menurunkan skuad utama. Tapi kita sudah siapkan pengganti Eka dan Baihakki. Saya yakin mereka juga mampu," papar pemain yang turut mengantarkan Persib menjuarai Kompetisi Perserikatan 1986, 1989/1990, 1993/1994 dan Liga Indonesia (LI) I/1994-1995 ini.
Keyakinan dan kepercayaan Robby terhadap kinerja para pemainnya saat melawan Persija tidak lepas dari munculnya kesadaran pemain untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan yang dilakukan pada laga sebelumnya. "Kita sudah lakukan evaluasi dan diskusi dengan pemain. Mereka sadar posisinya di mana dan apa yang harus dilakukan," katanya.
