
Munculnya nama Llano Mahardhika sebagai Direktur PT Pengelola Persebaya Indonesia (PPI) cukup mengejutkan. Pasalnya, sebelum ini dia termasuk salah satu pejabat penting di PT Liga Indonesia (LI).
Masuk BLI (sebelum ganti PT LI) sejak 2006, terakhir Llano tercatat sebagai direktur lisensi LI. Dia yang bertanggung jawab memberi lisensi pada tim yang berlaga di Liga Super saat ini.
"Ini menyangkut nurani. Saya ingin terlibat dalam kompetisi yang tak ada lagi campur politik atau yang lain. Benar-benar mandiri dan profesional, tak tergantung APBD," tegas Llano saat ditanya alasan kepindahannya.
Bersama LPI, Llano merasa yang paling memungkinkan dengan suara hatinya tersebut. "Saya mohon dukungan dari semua untuk kesuksesan kompetisi ini," terangnya sembari mengelak lebih jauh atas putusannya tersebut.
Ketua umum Persebaya, Saleh Ismail Mukadar menyambut baik gabungnya Llano ini. Fenomena ini makin menguatkan pilihannya membawa Persebaya tampil di LPI.
"Yang saya dengar, setelah ini akan ada lagi beberapa nama yang juga akan gabung," ujarnya. (gk-31)
