
Singapura berambisi meraih gelar keempat di Piala AFF. 'Modal' baik mereka dapatkan, karena 'Negeri Singa' terhindar dari Indonesia. Pelatih Radojko Avramovic pun bersyukur karenanya.
Di Piala AFF 2010, Singapura berada satu grup bersama tuan rumah Vietnam, Myanmar, dan satu negara dari babak kualifikasi.
Bagi Avramovic hasil undian ini merupakan sesuatu yang harus disyukuri. "Grup kami sedikit lebih mudah dibanding dengan grup yang satu lagi, di mana di sana ada tiga kandidat juara: Thailand, Malaysia, dan Indonesia," tukas pelatih berusia 60 tahun itu seperti dikutip dari Bangkok Post.
"Secara keseluruhan saya gembira dengan hasil undian. Ini hasil yang bagus. Ada tiga babak di turnamen ini dan kami harus membereskan dua babak untuk bisa lolos ke final," tambah pria asal Serbia itu.
Di waktu lalu, tepatnya di Piala AFF (dahulu masih bernama Piala Tiger) tahun 2004 Avramovic mengantarkan Singapura menjadi juara dengan mengalahkan tim 'Garuda' di partai puncak. Daniel Bennet dkk. menang 3-1 di Jakarta dan menang 2-1 ketika bertindak sebagai tuan rumah.
Boleh jadi Avramovic bersyukur karena untuk saat ini, kekuatan Singapura sudah mulai 'terbaca' oleh Indonesia, seiring dengan banyaknya pemain dari negara tersebut yang bermain di Liga Super Indonesia, seperti Noh Alam Shah, M. Redhuan, atau Baihakki Kazan. ( nar / din )
