Share |

Persiba vs PON Kaltim = 2-0 , Baretto Unjuk Gigi


Aldo Barreto mulai unjuk gigi. Dia memborong dua gol saat Persiba Balikpapan menang 2-0 atas Pekan Olaharaga Provinsi Kaltim, dalam sebuah laga amal.

Penyelesaian akhir dan kurang dinamisnya pergerakan pasukan biru ini membuat gempuran yang dilancarkan pada babak pertama terlihat mandul, meski banyak peluang tercipta.

Salah pemahaman di lapangan juga kerap membuat pergerakan antarlini skuad Beruang Madu juga tersendat. Akibatnya, Persiba baru bisa mencetak gol di menit ke-50 lawan anak-anak U-21 pada laga amal yang digelar Kamis sore di lapangan Persiba.

Dua gol Persiba dicetak Baretto di menit ke-50 dan di menit ke-54. Kedua-duanya berasal dari umpan dari sayap kanan oleh Eki Nurhakim. Gol pertama diciptakan dengan tendangan keras, gol kedua dengan sundulan kepala.

Sebelum kedua gol itu tercipta, Persiba seperti menghadapi tembok kokoh. Pertahanan tim Porprov yang digalang Awal Ramadan tampak bertahan dengan gigih. Ujung tombak Persiba, Baretto dan Sultan Samma dikawal ketat secara bergantian oleh Awal Ramadan, Firmansyah, dan Ari Prayogi.

Terobosan yang coba dibuat oleh Erik Setiawan dari sayap kanan juga kerap dimentahkan oleh Firmansyah, sementara serangan dari kiri oleh Eddy Gunawan bisa dipotong oleh gelandang bertahan tim Porprov.

Di babak pertama Persiba juga kerap tidak beruntung selain kiper-kiper Porprov bermain dengan gemilang. Tercatat tigakali tembakan keras Aldo bisa diblok kiper. Termasuk pula sundulan Mijo Dadic, bek yang maju ke depan, yang berhasil dimetalkan kiper.

“Ada yang kurang dalam pertandingan perdana dihadapan public persiba yakni kurangnya sentuhan akhir dan pergerakan antar pemain yang masih diam dan menunggu. Ini bahan evaluasi kita kedepan,” ujar Bang Jun pelatih Persiba usai pertandingan.

Di mata pelatih Persiba sendiri, Junaidi, anak-anak latihnya memang masih tampak ragu-ragu. Menurut nya ini karena komunikasi yang kurang maksimal antarteman dan antarlini. Beberapa kali terlihat para pemain Persiba seperti saling menunggu saat mau mengambil bola.

“Ini yang jadi bahan buat kita perbaiki segera karena kompetisi sudah semakin dekat,” tegas Bang Jun, panggilan akrabnya.

Sementara pelatih Porprov Taufik Dirman mengatakan tim bermain lepas sehingga bisa menekan dan mengimbangi permainan anak asuhnya terutama pada babak pertama. “Saya memang instruksikan anak-anak main lepas aja,” kata Taufik Dirman, pelatih tim Porprov.

Taufik juga melihat para pemain Persiba tampak menahan diri untuk bermain total. “Wajar saja, ini kan baru mau awal kompetisi. Mereka pasti tidak ingin belum-belum sudah cedera,” nilainya.

Dari laga amal ini juga terkumpul sumbangan sebesar Rp 10 juta. Uang tersebut berasal dari penjualan tiket dari 1.000 penonton yang datang. “Semoga bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang kesusahan, korban kebakaran di Klandasan Ulu,” harap Manajer Persiba Jamal Al Rasyid.
Share on Google Plus

About 12paz