
Persija Jakarta belum menggenapi komposisi amunisinya. Saat ini mereka masih menggantung status kontrak dua pemain impornya.
Macan Kemayoransedang menunggu kepastian status administrasi Julius Akosah dan Oliver Makort. Imbasnya, mereka belum menandatangani proposal kontrak. Saat ini baru 25 nama dan tiga di antaranya asing yang sudah sign contract. ”Proses administrasi dua pemain itu belum selesai.Kami menunggu kepastian status kewarganegaraannya. Untuk pemain asing, baru tiga yang pasti,” kata Asisten Manajer Persija Ferry Indra Syarief kemarin.
Persija menjelaskan, proses administrasi Greg Nwokolo sudah selesai. Pemain yang sebelumnya membela klub Portugal SC Olhanense tersebut sudah sign contract dan mengikuti training camp (TC) di Cilegon sejak Senin (13/9) sampai Kamis (16/9). Sebelum Greg,Persija lebih dulu mengikat Precious Emuejeraye dan Eric Arsene Bayemi.Ferry menambahkan, Persija juga sudah melengkapi kuota bagi pemain junior. Skuad Macan Kemayoran akan berangkat ke Malang untuk uji coba kontra Arema,Sabtu (18/9). ”Akosah dan Makort sudah datang dan tetap mengikuti agenda tim. Sign contract bisa dilakukan setiap saat asalkan status administrasinya jelas.
Tapi,yang jelas,kami juga sudah mengikat kontrak pemain dari Persija U-21,”lanjutnya. Sedikitnya empat amunisi Persija U-21 diberikan kesempatan promosi.Mereka adalah gelandang Rifky Efendi,bek Wirya Kumandra, dan dua striker Sansan Fauzi serta Sigit. Bersama skuad muda Macan Kemayoran,Rifky musim lalu sudah merumput selama 670 menit atau 74% dengan torehan dua gol. Wirya juga mencatatkan rapor bermain 720 menit atau 80%, tapi hanya mengemas satu gol.Catatan serupa dibuat Sansan dengan 696 menit atau 77% plus dua gol. Ferry menerangkan keempat pemain tersebut sudah menjalani proses seleksi yang ketat.
Beberapa penilaian pun diberikan kepada mereka.Rifky,misalnya.Dia dianggap memiliki potensi besar dan cepat beradaptasi dengan tim senior. Tiket promosi akhirnya diberikan kepada Wirya karena kualitas, selain keterbatasan stok stoper. Persija saat ini baru memiliki empat stoper setelah Windu Hanggara Putra memilih membela klub promosi Semen Padang. (wahyu argia)
