Share |

Fisik Pemain Arema Masih Kedodoran


Kendati proses perekrutan pemain sudah tuntas, Arema Indonesia masih mempunyai beberapa pekerjaan rumah (PR) yang perlu dikebut. Salah satunya adalah membenahi fisik pemain yang ternyata masih belum optimal alias kedodoran.

Itu terlihat kala skuad Arema melakukan pemusatan latihan di kawasan Kota Batu. Pelatih Miroslav Janu melihat kondisi fisik pemain harus ditangani serius, apalagi kompetisi sudah semakin dekat.

"Ada banyak pemain yang staminanya masih jelek. Mereka harus cepat dipulihkan karena kompetisi sudah dekat. Saya berharap dalam seminggu stamina mereka sudah tidak ada masalah," kata Miro. Stamina pemain Arema memang tidak setara karena perbedaan aktifitas.

Ada pemain yang belum pulih setelah libur, tapi juga ada yang kondisi fisiknya terkuras setelah ikut tim nasional. Ditambah lagi mereka selama sepekan istirahat latihan karena libur lebaran. Miro menargetkan persoalan stamina sudah terselesaikan pekan depan.

Saat pemusatan latihan, pelatih memberikan porsi khusus untuk latihan fisik. Memang, selama menangani Arema sejak Agustus silam, pelatih asal Republik Ceska ini memberikan latihan berat. Tapi menurutnya itu bukan latihan fisik, melainkan latihan biasa.

Ketahanan fisik menjadi unsur sangat penting bagi Miroslav Janu. Ia dikenal sebagai pelatih yang menitikberatkan fisik selain kemampuan teknik. "Kondisi fisik adalah dasar dalam permainan bola. Kalau fisik sudah tidak mampu, strategi tak akan bisa berjalan," Miro berlogika.

Tak heran jika pemain yang asing dengan gaya kepelatihannya bakal pontang-panting melahap materi latihan fisik. Tak terkecuali saat di Batu. Miro mengaku sejumlah pemain tersengal-sengal kala melakoni drill fisik bak militer. Padahal dalam kacamata sang pelatih, materi itu masih ringan dan wajar.

Sementara itu, setelah melakoni laga ujicoba kontra Persija Jakarta, Singo Edan bakal menjamu Sriwijaya FC di Charity Shield, 25 September nanti. Laga ini sebagai pembuka ISL
(hmr)
Share on Google Plus

About 12paz