
Proses seleksi mulai digeber Persidafon Jayapura, hampir seratus persen pemain lokal, Sabtu (21/8) mengikuti latihan ringan dan game yang dipandu oleh asisten pelatih Erens Pahelerang di Lapangan Stakin Sentani.
Ya, asisten pelatih Erens Pahelerang sepertinya ingin mematangkan persiapan dan menatap kembali kompetisi dimusim depan dengan semangat baru yang memainkan pemain muda berkualitas. “Memang setelah saya perhatikan musim lalu ada sedikit kesalahan yang kami lakukan yaitu minimnya pemain lokal dari binaan kami sendiri yang dimainkan. Jika saya hitung dari 26 pemain yang lokal hanya 9 orang,” ujar Erens diakhir latihan.
Disamping itu menurutnya sebuah kerugian jika mengontrak pemain namun jarang diturunkan, mengingat selain bisa dijadikan sebagai strategi menghemat tenaga paling tidak pemain tersebut bisa menambah jam terbang disamping mengasah mental tanding. Musim lalu diakui hal tersebut sempat terjadi, beberapa pemain yang dikontrak jarang sekali diturunkan sehingga seakan hanya menghambur-hamburkan uang dan dampaknya membutuhkan waktu untuk pemain tersebut beradaptasi ketika diturunkan.
“Bagi saya setiap pemain yang sudah dikontrak harus diturunkan, salah jika dibangkucadangankan terus,” tegas pelatih berlisensi B ini.
Untungnya mantan pelatih Semen Padang ini melihat komitmen pemain lama untuk bertahan masih tinggi sekalipun mendapat sejumlah tawaran bermain di Super Liga. Pada latihan Sabtu kemarin, Erens membagi dalam 2 grup yang diawali dengan latihan straicing dan pertandingan ujicoba. Selain beberapa pemain lama Persidafon yang ikut ambil bagian, Jimi Maak yang mantan pemain Persiwa terlihat ikut berlatih.
“Saat ini kami belum bisa melakukan seleksi Persidafon U-21 secara maksimal karena ada 14 orang sedang mengikuti seleksi Pra PON, nanti akan kami lihat jika ada yang tidak lolos ya, bisa bergabung untuk latihan tapi jika lolos saya anjurkan untuk terus berkonsentrasi dengan tim Pra PON,” tandasnya. (ade/wen)
