
Usai penyerahan tropy juara Indonesia Super League 2009/2010 yang dirangkai dengan laga perang bintang di Stadion Kanjuruhan, Minggu (6/6) lusa, sebagian besar pemain dan official tim Arema dipastikan pulang kampung. Baik pemain lokal maupun asing, pelatih dan asisten pelatih Arema juga dijadwalkan pulang Senin (7/6).
Seperti pelatih Arema, Robert Alberts dan keluarganya dipastikan langsung terbang ke Malaysia. Begitu pun asisten pelatih, Liestiadi rencananya juga pulang ke Medan.
Sedangkan pemain asing Arema, kecuali Esteban Gullien yang memilih pulang lebih awal ke Uruguay, Sabtu (5/6) besok, lainnya pulang kampung secara bertahap.
Sebut saja Chmelo Roman dan kekasihnya Monica memutuskan pulang Senin. Lalu Pierre Njanka, Noh Alam Shah dan M Ridhuan masih harus menyelesaikan tanggungan sidang Komdis PSSI yang harusnya digelar Kamis (3/6) kemarin.
“Ya, pelatih, semua pemain dan asisten pelatih yang bukan berasal dari Malang rencananya akan pulang setelah laga perang bintang,” ungkap bendahara tim Arema, Adrianto Budi Harsono, kemarin sore.
Dari daftar 27 pemain Arema, termasuk beberapa pemain U-21, sekitar 16 pemain dari luar Malang. Mereka akan pulang ke daerahnya masing-masing, dan dijadwalkan kembali ke Malang, 23 Juni nanti.
Selama libur total dua minggu ini, pemain mendapatkan program latihan spesifik untuk dibawa pulang. Dijadwalkan 24 Juni, Roman dkk akan kembali berlatih untuk persiapan Piala Indonesia pada pertengahan bulan Juli nanti.
