
Stadion Kuansing yang bakal dijadikan PSPS Pekanbaru sebagai home basenya musim depan, dipastikan sudah masuk standar untuk Indonesia Super Liga (ISL). Sebab stadion yang dibangun mengunakan APBD Kuansing 2008-2009 tersebut sudah memenuhi aspek yang ditetapkan PT Liga Indonesia.
Baik dari segi kapasitas penonton, fisik stadion, rumput lapangan, kerataan tanah ruang ganti tim dan hal lainnya, termasuk penerangan. Hal ini juga ditegaskan Kabid Pemuda dan Olahraga Dinas Budaya Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kuansing, Marwan.
Menurutnya, standar stadion tersebut sudah bertaraf nasional dan internasional. Sebab selain memiliki kursi 20 ribu, stadion ini sudah dinyatakan layak oleh PSSI pusat dalam kunjungannya beberapa waktu lalu ke Kuansing.
"Memang tujuannya untuk PON. Tapi untuk standarisasi Liga Super, saya yakin bisa," terangnya kepada Tribun Rabu (23/6).
Hal yang sama juga dikatakan Manager PSPS Dastrayani Bibra. Dari puluhan stadion yang sudah dikunjunginya di Indonesia, stadion Kuansing termasuk stadion yang paling bagus. Karena dalam pembangunannya kemarin sudah diset sedemikian rupa, apalagi dibangun untuk kepentingan PON di Riau tahun 2012 mendatang.
"Saya yakin sudah standar. PT Liga nanti bisa terkejut. Sebab, stadion lainnya seperti Stadion Andi Matalata di Makasar, Stadion Pendidikan dan sejumlah stadion lainnya masih parah. Lebih bagus pula stadion Rumbai kita lagi," kata Dastrayani.
Meski begitu, pihaknya tetap menunggu hasil verifikasi tim PT Liga nanti untuk keabsahan layak atau tidaknya. "Tapi yang pasti stadion Kuansing ini tetap kita pakai untuk home base nantinya," ujarnya.
Stadion Kuansing sendiri dibangun tahun 2008 lalu mengguna APBD Kuansing, untuk persiapan Riau jadi tuan rumah PON. Karena Kuansing termasuk tuan rumah cabang sepakbola di PON nanti. PT Wika yang ditunjuk sebagai kontraktor pelaksana diberi batas waktu pengerjaan hingga Juli 2010 mendatang. Hingga kini pengerjaan stadion yang diberi nama Sports Centre baru 80 persen.
Pihak PT Liga Indonesia akan melakukan peninjauan ke semua stadion peserta Indonesia Super Liga (ISL) sekitar bulan September 2010 mendatang. Peninjauan ini rencananya akan dilakukan dua tahap. Tahap pertama untuk verifikasi dan saran, tahap kedua penilaian final.
Namun belum dipastikan tanggal turunnya tim PT Liga tersebut. Karena jadwal dimulainya kick off ISL musim 2010/2011 belum diumumkan resmi. "Tapi sekitar September nanti lah, termasuk untuk PSPS sendiri. " Lano Mahardika, selaku Manager Lisensi PT Liga kepada Tribun, Rabu (23/6).
Sebagai gambaran, stadion menurut standar PT Liga untuk pertandingan ISL di antaranya yang paling penting lapangan terdiri dari rumput dan kerataan tanah. Sebab ini yang paling signifikan. Termasuk juga drainase yang bagus untuk aliran air dari lapangan. "Jadi itu yang harus dilengkapi setiap tim. Kita nanti juga akan memberi batas waktu juga untuk melengkapinya," tegasnya. (safruddin/
