
Keputusan Komisi Banding (Komding) PSSI yang menganulir kemenangan WO Persebaya Surabaya atas Persik Kediri ditanggapi keras oleh manajer Persebaya, Saleh Ismail Mukadar. Saleh menegaskan timnya tidak akan melakukan tanding ulang lawan Macan Putih.
Saleh, Senin (31/5/2010), menegaskan timnya tidak akan mengikuti keputusan kontriversial Komding untuk melakoni tanding ulang lawan Persik. Seperti diketahui, Komding menganulir kemenangan WO Persebaya atas Persik Kediri. Dengan demikian, Bajul Ijo harus tanding ulang dengan Macan Putih.
''Persebaya berhak mendapatkan tiga poin. Kalau Persija saja bisa dihukum, mengapa Persik tidak bisa. Ini kan keputusan yang tidak adil dan ngawur,'' ucap Saleh.
Menurutnya, keputusan Komding mengandung kecerobohan. Organisasi yang diketuai Rusdy Taher ini menganulir hukuman kekalahan WO untuk Persik dan denda Rp 25 juta. Padahal dalam statuta Yang disahkan PSSI, jelas Persik sepantasnya mendapatkan hukuman itu. Sayang, Komding malah memanipulasi peraturannya sendiri.
Untuk itu, dia menegaskan tidak akan memberangkatkan timnya pada laga ulangan itu. Bila hak itu terjadi, maka Persebaya dianggap kalah WO oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, karena tidak mau bertanding. Mereka otomatis turun ke Divisi Utama. Sedangkan Persik yang mendapatkan tiga poin berhak mengikuti playoff karena unggul selisih gol dari peringkat ke-16, Pelita Jaya.
Saat ini, PT Liga Indonesia (PTLI) belum menentukan kapan pertandingan itu bakal dilakukan. CEO PTLI, Joko Driyono yang ditemui pada final Divisi Utama lalu mengatakan, soal jadwal pihaknya menyerahkan pada Persebaya. Yang jelas imbas dari pertandingan ulang ini, laga playoff juga molor. [sya/kun]
