Share |

Bontang Fc vs Persebaya : Bukan Pertandingan Terakhir


Program PT Liga Indonesia (PT LI) menjadikan 30 Mei sebagai hari akhir Indonesia Super League (ISL) 2009-2010, tampaknya, tak akan berwujud. Persik dan Persebaya masih akan bertanding dalam jadwal yang belum ditentukan. Laga tunda itu bisa menjadi perebutan playoff jika kedua tim meraih hasil positif dalam laga hari ini (30/5).

Kali ini Persebaya akan dijamu Bontang FC, sedangkan Persik menantang Persisam Samarinda. Bagi Green Force -julukan Persebaya-, laga melawan Bontang adalah pertarungan menentukan. Jika kemenangan walkout 3-0 atas Persik dibatalkan, keberadaan Persebaya sebagai penghuni playoff terancam.

John Tarkpor dkk bisa menghuni peringkat ke-15 dengan 36 poin atau sama dengan perolehan Pelita Jaya di posisi 16. Karena itu, Persebaya sangat membutuhkan kemenangan agar aman dari ancaman Pelita yang hari ini menjamu Persela Lamongan atau Persik yang menghadapi tuan rumah Persisam.

Untuk mengejar target itu, Pelatih Persebaya Rudy William Keltjes akan mengandalkan kombinasi pemain depan dan tengah sebagai tumpuan kekuatan Persebaya.

''Kami mengharapkan para pemain tengah rajin melakukan tembakan jarak jauh jika lini depan kami mengalami kebuntuan,'' tegas mantan pelatih PSS Sleman itu.

Namun, untuk memenangi pertandingan, tidak hanya mengandalkan kekuatan dari segi teknis. Di sisi lain, kali ini psikologis pemain Persebaya sedang goyah akibat keputusan komding yang menyatakan bahwa Green Force harus bertanding ulang kontra Persik.

''Keputusan itu memang mengganggu. Tapi, anak-anak harus tampil all out,'' jelasnya.

Sebenarnya, Rudy sudah menyimpan resep untuk menghadapi Bontang FC. Itu tak lepas dari pengetahuan Rudy akan calon lawannya. Dia menyatakan bahwa pasukan Fachri Husaini tersebut sangat bergantung kepada para legiun asing mereka, Aldo Bareto dan Ali Khadafi. ''Para pemain lokal Bontang bekerja untuk pemain asing. Para pemain asing Bontang harus dimatikan karena mereka adalah motor serangan,'' tegasnya.

Sementara itu, kubu Persik juga bertekad melibas tuan rumah Persisam. Demi tiga angka di kandang Elang Borneo -julukan Persisam-, Agus Yuwono, pelatih Persik, menjajikan timnya akan tampil garang.

''Saya tak bosan-bosan mengingatkan para pemain agar terus termotivasi dan tidak menyerah sebelum kompetisi benar-benar selesai,'' ucapnya.

Mantan asisten pelatih Persela Lamongan itu menyatakan telah menyiapkan strategi untuk meraih kemenangan. ''Secara permainan, kerja sama sebenarnya sudah bagus dan saya yakin para pemain bisa diandalkan," katanya.

Hanya, lanjut pria asal Kepanjen, Malang, itu, timnya harus mewaspadai penyakit pecah konsentrasi. Itu, menurut dia, terjadi saat timnya dibekuk 0-3 oleh Bontang FC beberapa waktu lalu. Saat itu Aldo Baretto dkk berturut-turut menjebol jala Persik pada menit ke-50, 76, dan 86.

''Ada kesenjangan konsentrasi yang muncul pada babak kedua. Akibatnya, permainan yang bagus di babak pertama menjadi rusak. Itu harus kami hindari,'' lanjutnya.

Untuk menghindari hal itu, Mahyadi Panggabean dkk diminta untuk bermain lepas dan tetap fokus kepada pertandingan.
Share on Google Plus

About 12paz