Share |

Persipura vs Psm : Partai Kunci


Pertemuan PSM melawan Persipura, Senin, 19 April malam ini di Stadion Mandala, Jayapura bakal seru. Maklum, inilah partai kunci bagi kedua tim untuk lolos ke babak 16 besar.

Pemenang laga ini dipastikan menjadi wakil grup H ke babak 16 besar. Persipura dan PSM kini sama-sama mengantongi nilai tiga. Di atas kertas, Persipura memang lebih diunggulkan. Status tuan rumah plus amunisi mentereng di hampir di semua lini, membuat tim ini difavoritkan menyapu bersih poin di grup H.

Tetapi PSM tidak mau menyerah begitu saja. Anak asuh Tumpak Sihite ini berjanji memberikan perlawanan. Setelah berhasil mengalahkan Persiram Raja Ampat 2-1, kepercayaan diri Handi Hamzah dkk semakin besar. Misi lolos ke 16 besar pun langsung dicanangkan manajemen PSM.

''Awalnya kita mau tampil apa adanya, tetapi kesempatan datang. Makanya kita harus serius. Kalau bisa lebih cepat menentukan nasib, tentu lebih baik,'' terang Abdi Tunggal, manajer teknik PSM, Minggu, 18 April.

Melawan PSM, Persipura akan turun dengan kekuatan terbaik. Empat pilar tim yang sempat absen, Boaz Solossa, Alberto Goncalvez, Bio Pauline Pierre, dan Jack Komboy, telah disiapkan pelatih Jacksen F Tiago. Dua di antara pemain senior ini tidak dimainkan di partai perdana melawan Persiwa, yakni Beto dan Bio Pauline. Mereka disimpan khusus menghadapi PSM.

"Ya, keduanya sengaja kami simpan sebagai rotasi. Banyak pemain kami tidak bugar. Usai berlaga di Liga Champions Asia mereka masih kelelahan. Melawan PSM, mereka siap diturunkan,'' ujar Jacksen.

Persipura memang bernafsu mengalahkan PSM. Bukan sekadar melapangkan jalan untuk lolos ke babak 16 besar. Lebih dari itu. Mereka ingin memperpanjang rekor kemenangan atas PSM dalam tiga musim terakhir.

Maklum, PSM memang selalu menjadi bulan-bulan setiap tampil di Jayapura. Musim lalu di ajang Indonesia Super League (ISL), PSM kalah telak 0-5. Terakhir di putaran kedua musim ini, PSM juga kalah 1-2.

Kederkah PSM? "Target kita mau menang. Kalau pun kalah, jangan kalah telak. Karena di partai terakhir, bisa jadi akan ditentukan dengan silisih gol untuk lolos ke babak 16 besar,'' ungkap asisten pelatih PSM, Tony Ho.

Guna meredam ketajaman Persipura, PSM bermain normal dengan barisan pemain belakang terbaik. Rendy Siregar, Joo Ki Hwan, Handi Hamzah, dan Faturrahman. Komposisi ini lebih seimbang karena mereka sudah terbiasa tampil bersama.

Sementara itu Laga Persipura Jayapura versus PSM Makassar di Grup H sangat dinanti publik sepakbola setempat. Pasalnya, bentrok keduanya di Stadion Mandala, Jayapura, Senin 19 April 2010, merupakan penentuan juara grup.

Tak aneh jika antusiasme masyarakat setempat sangat tinggi menyaksikan laga ini. "Saya dengar dari panitia amat tinggi pemesanan tiket pada pertandingan Persipura melawan PSM. Untuk itu, pemain harus mampu memperlihatkan kemampuan semaksimal mungkin agar hasil maksimal bisa didapat. Meski hasil lawan PSM bukan akhir dari segalanya, tapi musim ini kami ingin menebus kesalahan tahun lalu," terang Manajer Persipura, Rudy Maswi pada GOSport.

Arsitek Persipura, Jacksen Tiago mengaku penampilan Yustinus Pae dan kawan-kawan pada laga pertama masih kurang maksimal diakibatkan kelelahan. Maklum, sepulang dari Korsel dalam laga Liga Champions Asia, keesokan harinya langsung bentrok dengan Persiwa Wamena.

Dengan waktu istirahat sehari, Jacksen tak bisa berharap banyak. "Sulit diharapkan kualitas permainan dalam turnamen seperti ini. Pemenangnya bisa karena faktor keberuntungan yang lebih dominan. Namun dengan adanya dukungan moral dari masyarakat setempat, diharapkan bisa menjadi pemain ke-12 bagi Persipura," kata Jacksen.

PSM Merendah

Tumpak Sihite, pembesut PSM mengaku maih meraba-meraba kekuatan tuan rumah. "Saya belum tahu persis kekuatan mereka, apakah menurunkan pemain lapis kedua atau pemain inti. Pasalnya, dengan tampil di tiga event dalam waktu yang berdekatan tidak mudah bagi tim mana pun untuk bisa tampil hebat," papar Tumpak.

Disebutkan, formasi tim Juku Eja masih dirahasiakan. Namun, dengan tampil pada hari terakhir (21 April 2010) melawan Persiwa, Tumpak berencana tak akan memforsir kemenangan pada laga kedua. Persiwa dinilai menjadi tim paling lemah lantaran menurunkan Persiwa U-21 plus empat pemain senior. Tim besutan Zaenal Abidin ini melakukannya karena akan bermain di Piala AFC di Maladewa pada 20 April 2010.

"Persipura pasti diunggulkan sebagai pemenang. Mereka juga dijagokan sebagai juara grup lantaran bermain di kandang sendiri. Saya pikir hal itu sesuatu yang wajar. Kami pun tahu diri, bisa dapat poin saja sudah bagus.

Maka itu, kami tak akan memaksakan tampil menyerang. Kami akan lebih baik melihat dan menunggu," ujar Tumpak merendah.

Tumpak menyebutkan, baru pada pertandingan terakhir, dirinya akan menurunkan kekuatan penuh. Alasannya, karena hasil dari pertandingan akan menentukan nasib PSM di babak selanjutnya. Pada pertandingan perdana, Sabtu 17 April 2010, Samsul Chaeruddin cs sukses menggilas Persiram Raja Ampat 2-1. Sedangkan Persipura mengalahkan Persiwa 3-1.

PRAKIRAAN PEMAIN
PERSIPURA (3-4-3): 1-Jendry; 35-Bhio, 4-Ricardo, 14-Komboy; 10-Eduard, 15-Pangkali, 26-Ortizan, 7-Stevi; 21-Yustinus, 86-Boaz, 9-Alberto
PELATIH: Jacksen Tiago

PSM (3-5-2): 1-Samsidar; 14-Fathul, 29-Handi, 32-Ki Hwan; 28-Aditya, 25-Diva, 27-Risnandar, 24-Heru, 23-Luis Pena; 7-Hyun Joon, 10-Osvaldo
PELATIH: Tumpak Sihite
Share on Google Plus

About 12paz