
Untuk semakin mengukuhkan diri sebagai tim sepak bola profesional di Indonesia, kesebelasan Arema Indonesia mulai berlakukan sistem royalti dalam setiap merchandise terkait Arema. Produsen merchandise Arema diarahkan menuju produsen resmi ber-hang tag atau hologram resmi yang terdaftar dalam asosiasi merchandise Arema.
Setidaknya 60-an produsen merchandise lokal asal Malang telah diasosiasikan menjadi satu asosiasi merchandise Arema. Mereka diwajibkan membeli hologram atau hang tag Arema senilai 7,5 persen (bagi anggota asosiasi merchandise arema) dan 10 persen (bagi produsen di luar asosiasi merchandise Arema) dari harga pokok produksi setiap biji merchandise. Sebanyak 40-60 an produsen tersebut menaungi sekitar 2000-an pekerja di Malang Raya.
"Dengan sistem ini diharapkan bisa menambah pendapatan Arema Indonesia. Ini juga untuk mengangkat produsen-produsen merchandise lokal di Malang Raya," ujar Direktur Bisnis PT Arema Indonesia, Siti Nurzanah, Senin (22/3/2010) di Malang.
Dengan sistem ini, diharapkan Arema Indonesia bisa mencapai target pemasukan dari merchandise selama satu musim kompetisi ini senilai Rp 1,2 miliar. Serta, Arema Indonesia semakin mengukuhkan diri menjadi kesebelasan di Indonesia yang dikelola secara bisnis profesional.
DIA
