Aroma persaingan era kompetisi perserikatan kembali tersaji di ajang Liga Super yang berlansung Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Minggu (14/2), dimana Persebaya akan menjalani laga berat lawan Persib Bandung.
Meski bertindak sebagai tuan rumah, Persebaya tak lagi garang saat tampil di markasnya. Performa menurun tim Bajul Ijo terlihat setelah kalah 0-2 dari Sriwjaya FC Rabu (10/2).
Hal ini berbanding terbalik dengan kondisi calon lawannya. Sebelum datang ke Surabaya, Persib meraih kemenangan tandang di Kediri. Di atas kertas, kekuatan Persib sendiri setara dengan Sriwijaya, pantas jika Persebaya harap-harap cemas dalam laga ini.
Namun tim besutan Danurwindo ini tak ingin mengulangi kesalahan yang sama. Mantan pelatih Persija itu menginstruksikan anak asuhnya untuk tetap disiplin dan menampilkan permainan menyerang saat bentrok besok.
"Kami akan mengambil inisiatif menyerang sepanjang pertandingan. Hal ini akan kali lakukan karena ini adalah laga kandang," ungkap Danur.
Persib sendiri melihat partai ini sebuah ujian bagi timnya. Meski berat, bagi kubu Maung Bandung saat ini bukanlah era dimana tuan rumah hampir pasti dinyatakan sebgai pemenang sebelum bertanding.
"Kami sudah bertekad tak akan mudah menyerah di partai tandang. Persebaya bisa menjadi ujian kami yang lebih berat," kata gelandang enerjik Persib, Atep.
Pertandingan yang ketat akan mewarnai persaingan kedua tim yang telah terjadi sejak lama. Sebagai catatan, koleksi empat gelar juara Divisi Utama era perserikatan serta dua kali juara Liga Indonesia yang dimiliki Persebaya, menyamai torehan Persib yang memiliki lima gelar divisi utama dan sebuah prestasi di Liga indonesia.

