
MANTAN striker PSM, Miro Baldo Bento, diturunkan dalam laga uji coba melawan PSM U-21. Bento bermain selama 45 menit di babak kedua. Bukan pujian yang mengalir, justru cemoohan dari tribun penonton terus terdengar.
Bento kesulitan lepas dari penjagaan pemain U-21 yang jauh lebih muda. Dia masuk menggantikan Oscar Aravena yang tiba-tiba cedera. Tidak ada gol dari kaki Bento, meski dia dua kali mendapat kesempatan emas.
"Dia terlihat sangat kesulitan membalikkan badan dan bergerak. Kalau dia mau direkrut, PSM harus tambah porsi latihan," jelas Yopie Lumoindong, pengamat sepak bola Sulsel.
Status mantan bomber PSM LI VI-VIII itu memang masih dalam tahap seleksi. "Kita kesulitan striker alternatif di lini depan. Karena Bento berniat, ya kita tiitip dia di arena latihan. Penonton bisa menilai apa dia masih sanggup atau tidak," jelas Asisten Manajer Bisang Teknik PSM, Abdi Tunggal. (aci)
