
Meskipun memegang rekor tak terkalahkan sejak kompetisi Liga Super Indonesia 2009-2010 bergulir 11 Oktober 2009, tak lantas membuat Persijap Jepara berkeyakinan dapat mengalahkan Sriwijaya FC (SFC).
Persijap Jepara yang akan dijamu Laskar Wong Kito di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumatra Selatan, 6 Desember 2009, hanya menyusung target realistis, seperti dikatakan pelatih Persijap Junaidi yang dijumpai sesaat setelah tiba di Palembang, Kamis sore.
"Kami tahu diri dengan lawan yang dihadapi. Jadi pasang target realistis saja, bisa mendapat satu poin di kandang Sriwijaya, sudah hasil yang luar biasa," ujar Junaidi.
Menurut dia, posisi Persijap sebagai pemuncak klasemen sementara Liga Super Indonesia, belum menjadi acuan, mengingat tim-tim kuat yang berlaga di Liga Super belum menjadi lawan tanding.
"Memang kami berada di papan atas, tapi mesti dilihat juga siapa yang menjadi lawan sebelumnya. Pertandingan kali ini jelas berbeda, karena lawannya adalah Sriwijaya yang siapapun tahu tim ini adalah tim kuat," ujar dia.
Dia melanjutkan, SFC diperkuat oleh pemain berkualitas dari lini depan hingga lini belakang, dan dikenal memiliki striker yang tajam, sehingga tidak mudah dikalahkan, terlebih laga digelar di kandang SFC.
"Performa SFC kelihatan mulai menanjak, sebagai buktinya berhasil mengalahkan Persipura pada laga sebelumnya. Bahkan, saya melihat kekalahan 3-1 atas Persiwa adalah salah satu strategi dari Rahmad agar menang lawan Persipura," ujar dia.
Menurut dia, hal itu boleh-boleh saja dilakukan seorang pelatih sebagai salah satu siasat agar tim tidak membuat percuma kesempatan di dua laga.
"Ada kemungkinan Rahmad memang melepas laga melawan Persiwa kemarin, tapi rasanya tidak mungkin Rahmad akan melepas laga melawan kami," kata Junaidi setengah bercanda.
Dia mengutarakan, pada lawatan laga away ini, dia memboyong 19 pemain, dengan tanpa menyertakan tiga pemain karena terkena cedera dan sakit.
Ketiga pemain itu, Sergio Junior (gelandang serang), Aulia Siregar (stopper), dan Iswanto (striker).
"Seluruh pemain yang dibawah ini akan saya berikan waktu recovery satu hari untuk tidak latihan, karena kami melakukan perjalanan dari Jepara ke Palembang lebih kurang 10 jam. Kalaupun latihan, mungkin hanya latihan ringan saja pada esok sore," ujar dia. (ant/row)
