
Hujan deras yang mengguyur kota Malang tak membuat para punggawa Laskar Ken Arok, Persema kendor. Sejak menit pertama dibunyikan,anak asuh Subangkit ini langsung mendobrak barisan pertahanan yang dikawal Jack Komboy.
Beberapa kali Siswanto, harus dijatuhkan karena melesat cepat menuju jantung pertahanan Persipura. Tembakan keras beberapa kali dilakukan anak-anak Persema ditengah lapangan yang licin serta penuh genangan air.
Di menit ke 7 Persema nyaris kebobolan setelah penyerang Albeto Goncalves berhasil memperdayai Suroso. Beruntung, bola liar di depan mulut gawang masih bisa diamankan anak-anak Persema.
Jual beli serangan pun tak terhindarkan. Permainan cepat dari kaki ke kaki yang menjadi cirri khas anak-anak Papua, tak bias berjalan dengan baik.
Beberapa kali bola bahkan nyangkut diair. Akibatnya, Persema yang lebih mengandalkan bola-bola panjang, sukses merobek gawang jendry pitoy pada menit 19. Gol cantik ini bermula saat Siswanto, menerima umpang lambung ditengah lapangan.
Meski sempat duel dengan defender Persipura, bola yang licin akibat genangan air, akhirnya bisa dikuasai Siswanto.
Sekali gocek, tembakkan keras kaki kiri dari luar kotak penalti, membuat penjaga gawang Jendry Pitoy terperangah. Tanpa bisa menepisnya, Jendry pun harus memungut bola dari gawangnya. Ketinggalan satu kosong, tak membuat serangan Persema mengendur.
Berkali-kali, duel perebutan bola dimenangkan anak-anak Persema. Tembakan keras ke arah gawang pun terus dilakukan. Hasilnya, pada menit-29, Kapten Tim Bima Sakti, merobek jala Persipura.
Mantan pemain Timnas Primavera ini menunjukkan sisa-sisa tendakkan gledeknya dari luar kotak penalty. Sekali tendang, bola pun meluncur deras ke sisi kanan gawang Persipura. Bola sempat mebentur mistar gawang dan masuk tanpa bisa dibendung Jendry Pitoy.
Ketinggalan 2-0, membuat kubu Persipura tersentak. Melalui instruksi Jacksen untuk keluar menyerang, Persipura pun bisa memperkecil kedudukan pada menit 34 menjadi 2-1.
Gol ini tercipta berkat kerja sama yang manis antara Ian Louis Kabes dan striker tangguh Beto. Kabes yang lolos dari pengawalan, sempat diterkam penjaga gawang I Komang Putra. Lantaran berhasil memperdaya Komang, Kabes pun memberikan umpan tarik ke Beto yang sempat dikawal 3 pemain Persema.
Dari sudut sempit, Beto Goncalves yang sudah mencetak gol disetiap pertandingan Persipura, akhirnya memperkecil kedudukan setelah tembakannya masuk kegawang. Hingga turun minum, skor tak berubah menjadi 2-1 untuk Persema Malang.
Di babak kedua, Persema kembali mengandalkan tendangan-tendangan luar kotak penalti. Pada menit ke-48, kapten tim Robert Gaspar nyaris menjebol gawang Persipura lewat sebuah eksekusi tendangan bebas. Sayang bola masih membentur tiang gawang.
Pada menit ke-61, Persema melalui M Kamri kembali mengancam gawang Persipura. Lewat umpan sepak pojok, Kamri yang berdiri bebas mampu melepaskan tandukan keras ke gawang Mutiara Hitam. Namun Jandri sukses menepisnya.
Mendapat tekanan bertubi-tubi, Persipura mencoba memaksimalkan serangan balik. Namun absennya striker Boaz Solossa membuat lini depan Persipura kesulitan dalam melakukan penetrasi ke kotak penalti Persema.
Meski demikian Beto masih sempat mengancam gawang Persipura pada menit ke-67. Dibayang-banyangi oleh Semme Pierre Patrick, Beto masih mampu melepas tembakan ke arah gawang Laskar Ken Arok. Namun kiper I Komang Putra dengan sigap menangkapnya.
Pertandingan babak kedua Persema dan Persipura sempat diwarnai keributan antar pemain di menit ke-77. Kejadian bermula saat Janri Pitoy yang merasa diganggu saat menangkap bola menendang M Kamari.
Ketegangan antar kedua pemain kembali berlanjut saat Ortizan ikut menyerang Kamri. Keduanya lantas terlibat baku pukul. Wasit Armando akhirnya mengganjar keduanya dengan kartu kuning.
Persipura mencoba mengejar ketertinggalan di sisa babak kedua. Namun, hingga pluit panjang dibunyikan skor 2-1 untuk Persema tidak juga berubah.
