
Peforma dua bek Persebaya Takatoshi Uchida dan Anderson da Silva hingga kini belum menemukan bentuk permainan terbaiknya. Bila hal itu terus berlanjut, bisa jadi Taka dan Anderson harus angkat koper dari Mess Karanggayam.
Dari lima penampilan Taka sebagai pemain inti, Persebaya sudah kebobolan 14 gol. Berarti rata-rata kebobolan tiga gol ditiap pertandingan. Pada penampilan terakhirnya, Taka gagal membendung pergarakan Bambang Pamungkas dan Aliyudin saat Bajul Ijo kalah dari Persija, 4-3.
Selama bergabung dengan tim, Taka hampir tidak pernah memuaskan pelatih Danurwindo. Selain dianggap gagal mengawal lini pertahanan, Taka juga kesulitan untuk berkoordinasi dengan bek-bek Perserbaya lainnya.
Selain Taka, penampilan penampilan Anderson juga dalam sorotan. Kapten Persebaya ini tidak mampu menunjukkan permainan impresif seperti musim lalu. Sebagai pemain asing yang dihargai lebih dari Rp 600 juta, penampilan bek asal Brasil ini justru di bawah dua pemain lokal, Sunaji dan Nugroho Mardiyanto.
Pendukung fanatik Persebaya, Bonek mendesak agar kedua pemain itu segera dievaluasi oleh tim pelatih dan manajemen. Mereka meminta manajemen mengambil sikap terhadap turunnya peforma kedua pemain asing itu.
Suara Bonek langsung mendapat tanggapan dari manajemen Bajul Ijo. Asisten manajer Persebaya, Cholid Goromah mengatakan, kemungkinan kedua pemain itu untuk didepak di jeda musim nanti sangat terbuka. Namun ia tidak mau terburu-buru untuk mengambil sikap.
''Mungkin saja itu terjadi. Nanti saat tengah musim kita akan mendapat rapor tiap pemain dari tim pelatih. Dari situ kita akan lihat bagaimana kontribusi mereka selama ini,'' ucap Cholid, Kamis (3/12/2009).
Ia menungkapkan, dalam klausul kontrak disebutkan, bila ada pemain yang tidak berkontribusi maka manajemen bisa mendepat pemain itu tampa mengeluarkan sepeser uang sebagai kompensasi. ''Tapi kita tidak mau gegabah, kita tunggu rekomendasi pelatih dulu,'' pungkas Cholid.[sya/ted]
