
Tim PSPS Pekanbaru mengaku buta terhadap kekuatan tuan rumah PSM Makassar yang akan dihadapi dalam partai lanjutan kompetisi Liga Super di Stadion Andi Mattalatta Makassar, Selasa, (3/11).
Manajer PSPS Dastrayani Libra dalam jumpa pers di Sekretariat PSM, Kompleks PDAM Makassar, Senin, mengatakan bahwa satu hal yang akan membuat timnya bakal kesulitan, tak lain karena tim berjuluk Laskar Bertuah tersebut belum memiliki gambaran mengenai kekuatan tuan rumah.
"Mengenai kekuatan PSM musim ini, kita memang belum ada gambaran sama sekali, namun demikian kita berharap agar para pemain bisa tetap fokus untuk menjaga setiap pemain yang berpotensi membahayakan pertahanan," katanya.
Menurut Dastrayani, meskipun belum pernah menyaksikan laga PSM secara langsung, namun ia percaya bahwa kekuatan PSM akan tetap perlu diwaspadai oleh setiap pemain. Apalagi bila melihat sejarah pertandingan yang dilakukan di Makassar, tidak satu pun tim yang menaklukkan PSM jika bermain di hadapan suporternya.
Pada laga perdana lalu, PSM sukses menahan imbang dua tim bertabur bintang Sriwijaya FC dan Persipura serta sukses mengalahkan Persib dengan skor 2-1. Hasil ini tentu menjadi pelajaran berharga untuk lebih waspada terhadap setiap pergerakan anak asuh Hanafing ini.
"Kita tetap akan berjuang meski berstatus sebagai tim tamu, mudah-mudahan kita bisa meraih hasil terbaik pada laga nanti," katanya.
Lebih jauh mengenai sejarah pertemuan kedua tim sendiri terjadi pada 2004 lalu, di mana ketika itu tim Juku Eja berhasil menaklukkan PSPS dengan skor 4-1 di Stadion Mattoanging. Setelah itu tim asal Pekanbaru ini akhirnya harus turun ke Divisi Satu. (ant/row)
