Uang Rp 250 juta milik PSM yang diakui manajemen dipegang bos Sanchezgoal Management, Nelson Leon Sanchez, belum juga dikembalikan. Hingga saat ini, Sanchez belum mengembalikan uang yang dulunya diperuntukkan sebagai panjar pemain asing, Edgar Miranda.
Manajer PSM, Kadir Halid mengatakan bahwa sampai sejauh ini belum ada tanda-tanda Sanchez mengembalikan uang tersebut. Untuk itu, manajemen PSM bakal melayangkan surat resmi kepada Sanchez, Senin, 2 November.
"Kita sudah cukup sabar menunggu. Tapi karena sampai sekarang tak ada juga tanda-tanda, kita akan kirim surat ke Sanchez. Kita ingin menyampaikan batas waktu kepada dia untuk segera mengembalikan uang itu," ujar Kadir, Sabtu, 31 Oktober.
Lalu, bagaimana jika Sanchez tak juga mengembalikan uang tersebut hingga batas waktu yang ditentukan? Pihak PSM akan menempuh jalur hukum. "Kita akan lapor ke PSSI, PT Liga Indonesia, dan kepolisian," tambah Kadir yang juga anggota DPRD Sulsel itu.
Dikonfirmasi terpisah, Sanchez tidak menutup kemungkinan akan mengembalikan uang tersebut. Meski begitu, Sanchez mengatakan bahwa dia sebenarnya sudah cukup berbaik hati kepada PSM. "Kalau saya mau, saya bisa laporkan ke FIFA agar PSM bayar full atas kontrak itu," sebutnya.
Menurut agen yang juga pernah merumput di Liga Indonesia itu, pihak PSM-lah yang tidak memenuhi klausul kontrak. Dengan dibatalkannya kontrak Miranda, kata Sanchez, PSM harusnya menggantinya dengan mendatangkan pemain lewat agensi Sanchezgoal Management. Seperti diketahui, uang Rp 250 juta tersebut sedianya dibayarkan sebagai panjar untuk kontrak Miranda, bek asal Paraguay.
Belakangan, PSM membatalkan kontrak tersebut karena menilai kualitas Miranda di bawah standar. Akhirnya, PSM mengontrak Hendry Nyobi, bek asal Kamerun yang bernaung di agensi lain. (zul)
