Share |

Mission Impossible Persik Kediri


Persik Kediri setidaknya harus menang dengan skor tekal, 7-0 atau 8-1 dari Persebaya Surabaya pada laga ulang, agar dapat bertahan di ajang Indonesia Super League (ISL) 2009/10 putaran kedua ini.

Itulah mission impossible (misi yang sangat mustahil, red) Persik dalam upaya melampuai jumlah gol dari Pelita Jaya dan berebut posisi playoff.

“Sesuai hitung-hitungan saya kita butuh 7 gol. Karena kita tahu bahwa Pelita Jaya kemarin menang 6-2 dari Persela Lamongan. Ini adalah peluang terakhir yang kita miliki,” ujar Pelatih Agus Yuwono kepada wartawan, Selasa (1/6/2010)

Memasukkan tujuah buah gol ke gawang “Bajul Ijo” tidaklah mudah, hal itu diakui oleh Pelatih asal Kabupaten Malang itu. Apalagi, sampai saat ini belum ada kepastikan jadwal tanding dari PSSI. Agus berharap, laga ulang keputusan dari Komidi Banding (Komding) PSSI dapat digelar di Stadion Brawijaya Kediri.

Apabila laga di gelar di Kota Tahu, kata Agus, anak asuhnya dapat mendapat dukungan penuh dari masyarakat Kota Kediri dan persikmania. Sementara itu Harianto, pemain senior Persik mengaku tetap optimis ia dan pasukan Macan Putih dapat mencapai target sebanyak tujuh buah gol tersebut.

Sementara itu, Kapolresta Kediri AKBP Rastra Gunawan tetap bersikukuh tidak akan memberikan ijin laga Persik versus Persebaya di Kediri. Rastra beralasan keamanan, dengan bayang-bayang bonekmania, pendukung Persebaya.

“Kami sudah meberitahukan Pak Walikota agar� mengalihkan tempat laga dari Kediri,” tandas Rastra. (nng)

Share on Google Plus

About 12paz