Friday, October 28, 2011

Tergusur Golkar, Timnas U-23 Ambil Positif


Timnas U-23 Indonesia harus rela tergusur dari Stadion Gelora Bung Karno menyusul dipakainya fasilitas sepakbola Tim Garuda itu untuk perayaan Hari Ulang Tahun Partai Golkar yang diselenggarakan Sabtu besok. Meski begitu, pihak manajemen tidak mau berpolemik.

Timnas U-23 pun akhirnya harus melakukan perjalanan ke Cilegon untuk melakukan pertandingan uijcoba menghadapi Persikota Tangerang di Stadion Krakatau Steel yang digelar hari ini (28/10/2011). Seharusnya laga itu bisa dilaksanakan di Stadion GBK.

Manajer Timnas U-23 Rosso Daras mengatakan, saat ini pihaknya mencoba melihat masalah tersebut dari segi positif. Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah tim tetap fokus dengan persiapan menjelang SEA Games November mendatang.

“Meski tergusur ke Cilegon, saya mencoba melihatnya dari perspektif yang positif. Kebetulan besok seluruh pemain libur dan kami mendatangkan keluarga mereka masing-masing, yah jadi bisa sekalian berlibur ke Anyer,” tutur Rosso , Jumat (29/10/2011).

Terkait kesiapan Timnas-U-23 yang terbilang kurang mulus seperti kurangnya laga persahabatan internasional, Rosso menyatakan, dirinya sebelumnya sudah mengajukan rencana dari jauh-jauh hari agar PSSI mencarikan lawan untuk Timnas U-23 berujicoba, namun yang didapat bukan timnas negara-negara lain, melainkan klub-klub lokal.

“Yah, kalau mau jujur, kita memang kekurangan ujicoba internasional. Secara kuantitas, kita memang cukup banyak melakukan ujicoba, tapi lebih banyak dengan klub-klub lokal yang tentu atmosfernya berbeda,” terangnya.

“Soal itu (ujicoba internasional), kita sudah ajukan jauh-jauh hari ke PSSI, tapi kan beberapa pertandingan ujicoba internasional gagal digelar. Kalau soal ini, seharusnya memang federasi yang bertanggung jawab, dan kita hanya terima dari mereka, ya kebanyakan memang melawan klub lokal,” paparnya.

Rosso menambahkan, saat ini yang terpenting adalah bagaimana pihaknya berusaha menjaga soliditas dan kondisi fisik tim agar tetap berada dalam top perform selama SEA Games berlangsung.

“Tidak semua berjalan seperti yang direncanakan, banyak hal yang tak terduga terjadi, ya seperti saat ini kita harus tergusur ke Cilegon karena lapangan GBK di pakai. Sekarang yang terpenting, kondisi tim dalam keadaan positif,” tukasnya.

“Coba kita balik kenyataannya, kita mendapat banyak ujicoba internasional, tapi soliditas tim tidak terjaga, tentu sangat disayangkan. Kalau saat ini, kekompakan tim sangat baik, ini yang harus terus kita pertahankan,” tandasnya.

(fit.Oke)