Pelatih Sriwijaya FC mengalami nasib sial pasca timnya dikalahkan Persib Bandung di stadion Siliwangi, Senin (17/5/2010). Saat hendak pulang, pelatih yang akrab disapa RD ini kedapatan melihat mobilnya rusak.
Mobil jenis Honda New CRV yang ditunggangi dirinya serta istrinya digores bagian sampingnya. Sehingga, timbul cacat yang cukup besar di badan kendaraan milik pribadi tersebut.
Meski begitu, Rahmad mengaku tidak ingin memperpanjangnya. Sebab, itu hanyalah ulah oknum suporter yang dinilainya tidak ada kerjaan.
"Mungkin karena mereka melihat pelat nomor mobil saya B, jadinya dirusak. Padahal kan ini mobil saya," ungkap Rahmad, Senin (17/5/2010).
Ulah oknum bobotoh memang kadang keterlaluan. Mereka tidak segan merusak kendaraan dengan pelat B yang berarti berasal dari Jakarta. Permusuhan Viking (organisasi bobotoh) dan The Jakmania (organisasi suporter Persija) yang berlangsung sejak lama menjadi pemicu ulah tidak dewasa ini.
Mantan pelatih timnas ini berharap, kejadian serupa tidak terjadi lagi. Dia hanya merasa nasibnya tengah kurang baik. "Mungkin lagi apes saja. Tapi biarlah tidak usah diperpanjang," sesalnya. (msy)