Monday, March 22, 2010

Persipasi vs Persiraja = 4-0


Persipasi berhasil melumat tamunya persiraja dalam lanjutan liga joss dengan skor 4-0.
Keunggulan pertama Laskar Patriot-julukan Persipasi Kota Bekasi- dihasilkan dari kaptennya Stephen Nagbe Mennoh. Menyusul tambahan gol Robinson Alexander R., dan ditutup gol striker lokal Mardiansyah.

Anak asuhan Warta Kusuma, pelatih Persipasi, tampil dominan selama pertandingan. Mennoh dan kawan-kawan terus menekan pertahanan lawan, sementara pasukan Persiraja Banda Aceh nyaris tidak menunjukkan serangan berarti.

Di barisan depan Persipasi, pelatih Warta Kusuma melakukan rotasi pemain. Pada laga sebelumnya, duet Boumsong dan Arif Kurniawan menjadi handalan Persipasi. Namun posisi striker dipercayakan kepada Mansyur, menggantikan Arif Kurniawan. Arif dinilai tidak tampil bagus di dua laga sebelumnya, beberapa peluang tidak berbuah gol.

Gol terakhir tuan rumah disumbangkan Robinson Alexander, empat menit setelah turun minum.

Alex, sapaan akrab Robinson Alexander, membuat 5.000 suporter Persipasi yang memenuhi stadion Patriot, berdecak kagum. Alex membuat gol indah dengan melakukan poli dari luar kotak pinalti menyambut umpan sepak pojok yang dilepaskan Stephen Negbe Mennoh dari sisi kiri gawang Persiraja yang dijaga Sukirmanto.

Karena gol itulah, usai pertandingan Alex diganjar uang Rp 1 juta oleh Wali Kota Bekasi Mochtar Mohamad. Dalam laga itu, Alex mengoleksi dua gol. Satu gol sebelumnya dilesakkan pada babak pertama. Dua gol lainnya, disumbang Stephen Negbe Mennoh, dan Mardiansyah.

Pelatih Persipasi Warta Kusuma mengaku puas dengan hasil laga tersebut. Artinya, "Hasil evaluasi laga sebelumnya berjalan bagus," kata Warta. Di pertandingan sebelumnya melawan PSDS Deli Serdang, Stephen Negbe Mennoh dan kawan-kawan dia nilai tidak bagus.

Meski menang 1-0, anak asuhnya tampil di bawah form akibat beban mental yang menuntut mereka menang. Keputusannya, Warta merotasi beberapa pemain. Di bagian depan, bomber lokal Arif Kurniawan digantikan Mansyur.

Pemain sayap Firdaus Muhammad digantikan Komarudin, sementara pemain belakang Erick F. Sanaen yang mendadak ada urusan keluarga digantikan bek gaek Nur Alim. Hasilnya, Warta melanjutkan, pemain lebih agresif dalam menyerang. Bahkan sepanjang babak pertama, Laskar Patrior-julukan Persipasi Kota Bekasi-tidak pernah berhenti menekan.

Sementara tim tamu, Persiraja Banda Aceh praktis hanya memiliki satu peluang di babak kedua. Itupun, bola mental setelah membentur mistar gawang yang sudah kosong ditinggal Pipik Suratno, kiper Persipasi, gagal dimanfaatkan Erik Saputra.

Sepakan kaki kanan kapten tim Persiraja itu mengalir di samping kiri tiang gawang Persipasi. "Kreasi anak-anak di pertandingan kali ini muncul," katanya.