Hans Peter Schaller
Direktur Teknik tim Persiba Balikpapan berharap kepada para pemainnya
untuk kembali bangkit dan melupakan hasil buruk sebelumya ketika takluk
dari Sriwijaya FC di laga Jumat (1/6) lalu.
Kembalinya kepercayaan diri I Made Wirawan dkk, menjadi modal bagi
Beruang Madu-julukan Persiba-ketika mereka harus kembali melakoni laga
lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2011-2012 dengan menjamu Persiram
Raja Ampat, Senin (4/6) sore ini di Stadion Persiba. Persiba pun harus
menang besar, membalas kekalahan saat menjamu Sriwijaya FC.
“Kami sudah melupakan kekalahan sebelumnya. Sekarang saatnya pemain
kami bangkit untuk merebut kemenangan atas Persiram. Saya pikir
kembalinya kepercayaan diri pemain akan sangat berpengaruh pada
pertandingan besok (hari ini,Red.) dan itu harus,” tegas Schaller.
Belajar dari kekalahan kandang perdana bagi Schaller tersebut, pria
asal Austria ini mengaku sudah mencoba melakukan evaluasi dalam tubuh
timnya untuk tidak tampil di bawah performa terbaik.
“Kami siapkan pemain yang lebih fresh, mereka harus tampil dengan
konsentrasi penuh sepanjang laga. Saya tidak mau lihat pemain hilang
konsentrasi baik fisik maupun pikiran karena itu bisa jadi bumerang.
Termasuk lini belakang saya sudah instruksikan harus lebih disiplin dan
mau berkomunikasi,” terangnya.
Meski Schaller buta dengan calon lawannya sore ini, tim Dewa
Laut-julukan Persiram Raja Ampat, tidak bisa dianggap remeh. Sebagai
juru kunci klasemen sementara, kata Schaller tentunya akan menjadi
senjata bagi Persiram untuk dapat meraih hasil positif dari Persiba.
“Bagaimana pun posisi lawan, kami harus tetap waspada. Persiram akan
termotivasi untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen, untuk itu
melawan Persiba mereka akan sangat termotivasi. Nah, inilah mengapa saya
tidak mau pemain meremehkan siapapun lawan karena itu bisa jadi
bumerang,” tegas mantan pelatih Red Bull, Ghana ini.
Hanya saja meski Beruang Madu berusaha bangkit dengan kembalinya
kepercayaan diri mereka, Schaller tampaknya dipusingkan dengan komposisi
timnya untuk bisa mewujudkan kemenangan. Alasannya, menjamu Persiram,
tim tuan rumah terancam timpang. Hingga sehari jelang laga, dari laporan
kepala tim medis Persiba dr Ratih Kusuma, Tomislav Labudovic dan
Supriyadi belum fit seratus persen. “Keduanya belum fit seratus persen.
Sedangkan Esteban sendiri masih akan kita tunggu hingga besok (hari ini,
Red.),” ucap Ratih.
Dengan kemungkinan besar absennya Tomislav dan Supriyadi serta Esteban
yang masih tanda Tanya, memaksa Shcaller melakukan rotasi beberapa
pemainnya. Untunglah hal tersebut sudah diantisipasi pasca kekalahan
lalu.
“Jika beberapa pemain harus absen, seperti Tomislav dan Supriyadi,
sudah disiapkan pemain lainnya. Saya tidak mau pemain tampil tidak
maksimal, karena itu lebih baik saya harus melakukan rotasi dan butuh
pemain yang lebih fresh,” tegas Schaller yang kembali akan memasang
formasi 4-4-2 untuk menundukkan Persiram.
Sementara itu, jika dilihat dari klasemen sementara ISL, tim Beruang
Madu nampaknya tidak akan mengalami kesulitan berarti. Persiba nangkring
di peringkat enam, sementara musuhnya menghuni juru kunci. Terlebih
mengingat kondisi internal tim tim Dewa Laut, dimana mereka baru saja
meminggirkan pelatih Bambang Nurdiansyah, serta ditinggalkan Okto
Maniani, untuk membela timnas, tapi hal tersebut bukan alasan bagi tim
asal Papua untuk kalah begitu saja dari tuan rumah.
“Kami memang berada di dasar klasemen, tapi itu bukan ukuran kami untuk
kalah dari Persiba. Seperti tim-tim lain termasuk Persidafon dan
Sriwijaya FC yang bisa menang di sini, demikian pula dengan kami yang
sudah pasti ingin pula menang atas Persiba meski dikandang mereka,”
tegas Yopie Rayar, arsitek Persiram.
Poin di kandang Persiba kata Yopie memang sangat diharapkan pemainnya.
Hal itu merupakan upaya tim Dewa Laut untuk bisa lolos dari jeratan
degradasi “Karena itu semua pemain kami sangat termotivasi dan mereka
sudah siap menghadapi Persiba. Meski berat, kami optimis dengan hasil
pertandingan besok (hari ini, Red.),” tandas Yopie yang mantan punggawa Persiba ini.(san)
Perkiraan Pemain
Persiba (4-4-2) :15- I Made Wirawan, 5-Absor Fauzi,
77-Rahmat Latief, 39-Heri Susilo, 2-Dwi Joko, 18-Shohei Matsunaga,
7-Esteban Guillen, 8-Ahmad Sembiring, 22-Sultan Samma, 17-Aldo Barreto,
9-Kenji Adachihara
Cadangan: 1-Yanuar Tri Firmanda, 5-Absor Fauzi, 13-Syaeful Lewenusa, 39-Heri Susilo, 6-Asri Akbar, 23- M Bahtiar, 24-Eki Nurhakim
Direktur Teknik: Hans Peter Schaller
Persiram (3-5-2):77- Ari Kurniawan, 2-Frans Freno
Sauyai, 3-Stevanus Hendambo, 8-Kubay Quaiyan, 7- Gideon V Way.
30-Anderson Da Silva, 14-Asmad, 32-Tomoyuki Sakai, 10-You Wook Jin,
89-Nasution Karobaba, 5-Jean Buomsong
Cadangan : 30-Korneles Budam, 5-Aidin Elmi , ,
12-Joan Darome, 22- Saanun Alqodry, 17-Alizaer Thoncy Elthon maran ,
18-Kristian Uron, 19-Marthen Tao
Pelatih : Yopie Rayar
