Share |

Tantang Calon Juara Liga Super , Persela Tak Utuh



Persela Lamongan datang ke Palembang dalam kondisi pincang. Tim berjuluk Laskar Jaka Tingkir itu harus kehilangan lima pilar terbaik ketika melawat ke kandang Sriwijaya FC pada laga lanjutan Indonesia Super League (ISL), di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (20/6).
“Kami ke sini (Palembang, red) membawa 19 pemain. Lawan Sriwijaya kami kehilangan lima pemain terbaik karena mendapat sanksi larangan bermain setelah lawan PSMS Medan (23/5),” kata asisten manajer Persela, Syamsul Hadi saat ditemui di Hotel Aryaduta Palembang, kemarin .
Lima pemain yang bakal diparkir, yakni, penjaga gawang Ali Barkah, Aris Alfiansyah, I Gede Sukadana serta pemain asal Korea Selatan Inkyun Oh. Satu pemain lain yang terkena sanksi adalah bek asal Negeri Ginseng, Park Chul Yung.
Sebelumnya lima pemain Persela mendapat hukuman berat dari Komdis PSSI setelah terlibat keributan di kandang PSMS Medan, 23 Mei lalu. Mereka divonis bersalah karena melakukan penyerangan terhadap wasit yang bertugas saat laga melawan Ayam Kinantan (julukan PSMS).
Khyun Oh mendapat sanksi paling berat, yakni larangan bermain selama setahun karena terbukti melakukan pemukulan terhadap wasit Suharto usai pluit panjang dibunyikan. Sedangkan Park Chul Yung dan Aris Alfiansyah dilarang tampil tiga partai. Sementara kapten I Gede Sukadana dan kiper Ali Barkah hanya satu laga.
Namun, meski tanpa lima pilar terbaiknya, Laskar Jaka Tingkir tak mau menyerah begitu saja terhadap Sriwijaya. Tim asal Lamongan, Jatim itu tetap berusaha untuk memberikan hasil maksimal.
“Kami datang jauh-jauh ke Palembang pasti ingin bermain maksimal dan tak mau asal-asalan. Jangan bicara soal target, terpenting anak-anak bermain maksimal dipertandingan nanti,” pungkasnya. (gsm)
Share on Google Plus

About 12paz