
Pemain dengan nomor punggung 99 ini membuka gol perdananya pada menit 15, serta gol lewat sundulan yang akurat di menit 54 menaklukan kipar tanggung Andry Tani yang mengawal gawang Persija malam itu.
Dengan begitu espektasi warga Kukar pun melambung tinggi terhadap seorang Herrera untuk mengangkat Mitra menapaki lima besar di klamen akhir nanti, setelah melihat aksi Herrera di atas lapangan.
Herrera pun dianggap sebagai pembelian yang sukses dari manajemen dan dinilai mampu menggantikan peran sentral yang disematkan kepada seorang Nemanja Obric yang harus pulang kampung ke Serbia Montenegro, karena menderita cedera parah pada jaringan syaraf di tulang belakangnya.
Tidak terkecuali seperti yang diutarakan Sekretaris Mitra Mania, Nur Hidayat tadi malam. Menurutnya Herrera memiliki skill diatas rata-rata pemain asing yang ada di kompetisi Indonesia Super League (ISL). “Ya, Esteban skill-nya diatas rata-rata pemain asing yang ada di Indonesia, salah satu pembelian yang brilian manajemen,” ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan pelatih Persija Iwan Setiawan saat melakukan konferensi pers usai pertandingan lalu. Bahkan Iwan mengakui kecolongan karena memang tidak mengetahui kualitas seorang Herrera. Sehingga pemain belakang Persija seperti “terpukau” melihat aksi-aksi Herrera.
"Kekalahan ini membuat kami sangat tidak enak. Inilah kekalahan terbesar kami di sepanjang musim. Selamat untuk Mitra Kukar, terutama untuk Herrera. Mudah-mudahan pemain asing bisa seperti ini untuk mengangkat persepakbolaan di Indonesia," ujarnya.
Sementara pelatih Mitra Kukar, Stefan Hansson, menyatakan sangat bersyukur dengan kemenangan timnya atas Persija. "Pertandingan malam ini sangat ketat, namun kita bermain dengan cerdas dan disiplin sehingga memang layak mendapatkan 3 poin," ujar pelatih asal Swedia itu. (ale)
