Share |

Djohar Angkat Bicara Soal Penunjukan Todung Sebagai Ketua JC


Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Djohar Arifin Husin angkat bicara mengenai penunjukan empat wakil PSSI yang menjadi anggota Komite Bersama (Joint Committe), khususnya tentang penunjukan Todung Mulya Lubis sebagai ketua dari komite yang bertugas menyelesaikan persoalan sepak bola di Tanah Air.

Menurut Djohar, Todung Mulya Lubis sangat layak menjadi pimpinan di Komite Bersama, karena Todung mempunyai kualitas dan semangat untuk menyelesaikan masalah-masalah tersebut.

“Ia punya pengetahuan yang luas, selain itu punya semangat bersama untuk persatuan, jadi ia layak menjadi ketua di komite itu,” ungkap Djohar Arifin Husin , Selasa (19/6).

Djohar juga menambahkan bahwa PSSI menunjuk Todung atas dasar yang kuat, karena ketika rapat Komite Eksekutif (EXCO) PSSI semua setuju dengan penunjukan praktisi hukum internasional itu.

“Ia juga kan Ketua Komite Etik, mungkin perannya sangat dibutuhkan dalam membicarakan bagaimana cara masuknya empat anggota Komite Eksekutif (yang telah dipecat: La Nyalla, Tony Aprilani, Erwin Dwi Budiawan, dan Roberto Rouw). Saya berharap pemikiran pak Todung bisa membawa situasi ke arah yang lebih baik.”

Sedangkan ketika ditanya mengenai penunjukan tiga anggota lainnya yang mewakili PSSI di Komite Bersama, seperti Saleh Ismail Mukadar, Catur Agus Saptono dan Widjajanto, Djohar berkata itu merupakan keputusan yang tepat dan tidak salah pilih.

“Kita kan juga akan fokus ke kompetisi. Kompetisi tidak hanya profesional saja, tapi juga di amatir. Saya pikir kedua nama di atas pas, pak Widja untuk yang profesional, sedangkan Saleh untuk yang amatir. Jadi, mengirim nama itu bukan untuk perang atau debat, melainkan menyatukan kompetisi.” pungkas mantan Staf Ahli Menpora itu.

Share on Google Plus

About 12paz