Gelandang Persiba Balikpapan Asri Akbar
mengaku tak mau memikirkan hal lain kecuali bagaimana timnya bisa
memenangkan laga kontra PSMS Medan pada lanjutan ISL 2011-2012 dalam
pertandingan yang akan berlangsung Jumat (4/5) sore ini. Meski
dikabarkan tim Persiba mengalami keterlambatan gaji, menurut Asri, itu
bukan alasan bagi timnya.
“Kami tahu bagaimana manajemen berusaha untuk memenuhi hak kami.
Sebagai pemain, saya dan teman-teman sudah sepakat mengusung semangat
profesionalisme menghadapi PSMS Medan. Satu tekad kami di laga besok
(hari ini.Red) Persiba harus menang,” tegas Asri.
Semangat itu pula yang disuarakan manajer tim Beruang Madu, Jamal Al
Rasyid. “Kami sudah bertemu dengan pemain. Intinya menghadapi PSMS
Medan, pemain punya satu tekad untuk merebut tiga poin dari PSMS,”
singkatnya.
Tak sabar menanti laga lawan PSMS dalam lanjutan ISL, Jumat (4/5).
Mantan pemain PSMS musim 2008/2009 bersama Esteban Guillen ini
mengatakan, timnya butuh poin penuh untuk mengamankan posisi papan atas
ISL. Saat ini, Persiba berada di peringkat 6 dengan 33 poin sama dengan
poin Persela yang berada diperingkat 5.
"Target kami menang di kandang melawan PSMS. Kami ingin perbaiki
posisi, tim ini diharapkan bisa masuk tiga besar. Pengurus selalu
mengatakan kami harus menang agar bisa ke posisi atas," ujarnya.
Kekuatan PSMS, di putaran kedua tidak banyak berbeda dengan putaran
pertama. Persiba sendiri kalah 1-4 di putaran pertama, 6 Pebruari 2012
lalu. Itu kali pertam, PSMS tampil dengan caretaker Suharto AD, setelah
pelatih kepala Raja Isa dipecat, sekaligus kemenangan terbesar PSMS
musim ini.
"PSMS tak banyak perubahan, tapi kami harus tetap waspada dengan
kekuatan mereka. Terutama pemain baru mereka Nastja Ceh dia punya
tendangan bagus. Demikian juga dengan Osas (Osas Marvelous Ikpefua)
pergerakan berbahaya. Tapi, kami yakin bisa membalas kekalahan di
putaran pertama," tegas pesepakbola kelahiran Makassar, 29 Januari 1984
tersebut.(san)

