EKSEKUSI penalti Greg Nwokolo tak jadi gol. Pelita Jaya FC pun gagal
gerus rekor Persela Lamongan di Stadion Surajaya. Laga Selasa (24/4) itu
berakhir 2-2.
Pelita tandang ke Lamongan dengan modal mentereng. Mereka baru saja
menang 4 gol tanpa balas saat tarung kontra Gresik United. Juga datang
dengan kondisi fisik pemain yang sudah lebih segar plus dukungan sponsor
anyar: Anker Sport.
Namun, lawan gang dihadapi adalah Persela, kontestan Indonesia Super
League (ISL) 2011/2012 yang sangat tangguh setipa tampil di Surajaya.
Lebih dari itu, Persela juga menyimpan misi pembalasan atas kekalahan
0-1 pada putaran I di Stadion Singaperbangsa.
Anak asuh Miroslav Janu pun tengah on fire berkat kemenangan 3-1 atas
Persib Bandung yang sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan di
kandang selama ISL 2011/2012.
Sadar lawan yang dihadapi kuat, Pelita bermain hati-hati sejak menit
awal babak I. Duet Victor Igbonefo dan Stanislav Zhekov di lini belakang
dipaksa bekerja keras meredam serangan bergelombang Persela.
Akibat derasnya serangan Laskar Joko Tingkir, keutuhan gawang Pelita
tak bisa dipertahankan. Gawang anak asuh Rahmad 'RD' Darmawan yang
dikawal Kadek Wardhana akhirnya jebol.
Mario Costas membuat tuan rumah unggul di menit 34. Bermula dari
terobosan apik Gustavo Lopez, Costas menyarangkan gol dengan tendangan
mendatar dari sudut sempit.
Keunggulan tuan rumah cepat direspon Pelita. Greg menyamakan skor 4
menit berselang. Berawal dari kesalalahan Lopez yang terlalu lama
menguasai bola, Greg mencurinya dari kaki kapten Persela itu. Ia
meneruskan dengan tendangan keras dan gol. Skor 1-1 bertahan hingga jeda
babak I.
Di babak II keadaan berbalik. Pelita lebih mendominasi jalannya laga.
Baik Mohd Saffe Sali maupun Greg kerap menebar ancaman ke gawang tuan
rumah yang dijaga Choerul Huda.
Kerja keras Pelita berbuah manis di menit 69. Saffe sukses membalikkan
kedudukan jadi 2-1 melalui golnya. Pemain asal Negeri Jiran itu mencetak
gol setelah meneruskan assist Greg.
Namun, kegembiraan The Young Guns hanya berlangsung 6 menit. Jimmy
Suparno kembali membuat kedudukan jadi imbang 2-2 lewat tendangan
kerasnya yang tak dapat diselamatkan kiper Pelita.
Lima menit menjelang bubar, Pelita berpeluang pastikan kemenangan.
Pelita mendapat hadiah penalti setelah Greg dilanggar kiper Persela.
Kakinya digaet, padahal saat itu ia sedang kuasai bola di kotak
terlarang.
Sayang, Greg yang ditunjuk sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya
dengan sempurna. Bola tendangannya ke arah kiri gawang Persela diblok
Choerul. Kemenangan di depan mata pun terbuang. Skor 2-2 bertahan hingga
akhir laga.
Susunan Pemain:
Persela: Choerul Huda, Roman Golian, Inkyun OH (Rudi
Widodo 62), Rendy Siregar (Suroso 72), Faturahman, I Gede Sukadana, Park
Chul Hyung, Gustavo Lopez, Jimmy Suparno, Gery Setya (Zaenal Arifin
56), Mario Costas
Pelita: I Made Kadek Wardhana, Victor Igbonefo,
Stanislav Zhekov, Ruben Sanadi(Dedi Kusnandar 90), Edi Hafid Murtado
(Erik Setiawan 90), Egi Melgiansyah, Joko Sasongko, John Tarkpor,
Engelberd Sani, Greg Nwokolo, Saffe Sali
drg

