Share |

Brunei U-21 vs Indonesia U-21 : DEMI INDONESIA !!


Tim nasional (timnas) Indonesia U-21 mengemban misi sulit di final Sultan Hassanal Bolkiah Trophy 2012. Demi mengangkat reputasi persepakbolaan Indonesia, skuad muda Merah Putih wajib mengatasi tuan rumah Brunei Darussalam di Hassanal Bolkiah National Stadium, malam nanti.

Tantangan terbesar Andik Vermansyah dkk berlaga di turnamen itu memang saat berjumpa Brunei.Bukan saja menghadapi tekanan dari suporter tuan rumah,tapi juga melawan emosi dalam diri pemain skuad muda Merah Putih. Kendati demikian,tak ada jalan bagi Andik dkk selain terus maju hingga memastikan kemenangan di turnamen tersebut.

Kemenangan bahkan menjadi harga mati kendati tim pelatih sempat tak mencanangkan target tersebut.Tujuannya jelas,yakni ingin membuktikan bahwa ada keberhasilan yang dipetik dari Brunei seiring masih belum kondusifnya suasana persepakbolaan Tanah Air. Pelatih Timnas Indonesia U-21 Widodo C Putro meyakini timnya bisa melalui rintangan terbesar itu.Karena,mantan pelatih Persela Lamongan ini melihat ada sikap antusias yang ditunjukkan anak didiknya selama mengikuti turnamen tersebut.

Tapi,Widodo sekali lagi mengingatkan para pemain agar tidak percaya diri secara berlebihan.Dia ingin Andik dkk fokus menjalani semua instruksi yang diberikannya. “Kami sudah siap tampil menghadapi Brunei dan optimistis bisa menjadi juara.Tapi,saya ingatkan anakanak agar tak over confidence.

Mereka harus tetap fokus pada pertandingan dan jangan sampai terpancing permainan lawan karena itu bisa merusak permainan,”ungkap Widodo. Widodo wajar terus mengingatkan para pemainnya.Sebab,pelatih berusia 41 tahun ini sempat khawatir jelang dijamu tuan rumah.Kecemasan paling besar yang dialaminya adalah minimnya masa recovery pemain.

Hanya memiliki waktu istirahat sehari tentunya tidak cukup mengembalikan kebugaran pemain seusai menekuk Vietnam 2-0,Rabu (7/3). Namun,kekhawatiran Widodo sirna setelah mendapat laporan dari tim medis timnas tentang kondisi terakhir pemain. Apalagi,dokter timnas U-21 Saad Budiono menjamin Andik dkk tak ada masalah. Semua pemain siap tempur dan tidak ada satu pun yang mengalami cedera.

“Semua pemain dalam kondisi bagus, tidak ada yang cedera.Semua pemain inti bahkan saya pastikan bisa diturunkan Coach Widodo.Mental dan stamina pemain dalam kondisi bagus,”tandas Saad. Yang jelas,situasi menguntungkan itu membuat Widodo menginginkan timnya bermain lepas demi ambisi mengulang prestasi pada 2002.

Saat itu,pemain seperti Hamka Hamzah,Syamsidar,dan Rahmat Afandi mempersembahkan Trofi Sultan Hassanal Bolkiah untuk pertama kali bagi Indonesia.Itu yang ingin diulang Andik dkk tahun ini. Andik pun sependapat dan siap menjawab kepercayaan itu dengan bermain semaksimal mungkin.“Demi bangsa dan negara,kami akan memberikan hasil terbaik.Saya berharap bisa bermain seperti ketika mengalahkan Vietnam di semifinal.

Saat itu,semua lini bermain dengan baik,” papar striker kelahiran Jember,Jawa Timur, tersebut. Menurut Andik,timnya kini membutuhkan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia.Itu sangat dibutuhkan untuk memompa semangat meredam permainan cepat yang kemungkinan diterapkan tuan rumah.Dukungan itu sekaligus dapat membuka celah mengulang prestasi sepuluh tahun silam.

“Kami harus tetap mewaspadai serangan balik Brunei.Saya melihat mereka memiliki serangan balik yang begitu cepat.Ini yang harus kami antisipasi.Kami berharap dukungan penuh penonton.Tapi,saya yakin kami akan mendapat dukungan penuh dari masyarakat Indonesia yang ada di Brunei,” paparnya.
Share on Google Plus

About 12paz