Posted by 12paz

Bermain Terbuka , Kuwait SC ditelanjangi Persipura di Tepi Pantai

bermain terbuka saat menyambangi markas persipura , stadion mandala yang persis di pinggir pantai itu. Alhasil mereka ditelanjangi bulat-bulat tepat di pinggir pantai , dengan skor 6-1

NEXT MATCH

schedule|under construction |

Empat Pemain Papua Lolos Ke Uruguay

Monday, December 20, 2010


Mantan pemain Persipura, Ferdinando Fairyo, mengatakan dirinya sangat bangga dengan keberhasilan empat pemain muda asal Papua yang lolos berlatih ke Uruguay.

Dari sebelas pemain muda asal Papua yang ikut seleksi ke Bandung ternyata hanya empat pemain yang terpilih.

"Sebagai anggota tim seleksi, kalau mereka akan berlatih ke Uruguay, jelas saya bangga karena mereka bisa terpilih dan lolos dari 84 peserta di seluruh Indonesia," ujar Fairyo di Jayapura, Senin (20/12).

Ditambahkan, nama-nama mereka yang terpilih adalah Dieter Heselo, Rudolf Yanto Basna, Maso Kiwak dan Haniel Pagawak.

"Mereka selanjutnya akan mengikuti tes kesehatan dan tampaknya kurang mempengaruhi dalam penentuan nanti karena secara skill mereka rata-rata di atas para pemain lainnya," ujar Fairyo bangga.

Dia berharap akan semakin banyak pemain Papua yang terpilih dalam proyek Uruguay. Pasalnya, selama ini program ini mampu mengangkat sepakbola di Papua sejak era Theodorus Bitbit dan Noach Maeryen di Jerman, program Italia Primavera di mana Crist Yarangga dan Aples Tecuari mampu menunjukkan kualitas permainan, hingga Ian Luis Kabes di Sekolah Sepakbola Ragunan Jakarta.

"Saya harapkan anak-anak Papua yang ke Uruguay dapat meningkatkan kualitas bermain sehingga memberikan motivasi bagi seluruh anak muda di Papua yang kini sedang bermimpi menjadi pemain dunia atau minimal bisa ikut bermain di liga-liga Asia," papar Fairyo.(gk-34)


Juru bicara keluarga Aburizal Bakrie, Lalu Mara Sartriawangsa, membantah adanya peran keluarga Bakrie di balik kokohnya posisi Nurdin Halid di PSSI, meskipun banyak kalangan menginginkan Nurdin mundur. "Masalah Nurdin yang masih bertahan memimpin PSSI, itu adalah wewenang organisasi PSSI sendiri," kata Lalu saat dihubungi Tempo, Senin (20/12).

Menurut Lalu, memang saat ini ada sejumlah orang yang ingin menggantikan posisi Nurdin Halid di PSSI dan berharap Nurdin dicopot. "Namun mereka tidak berani bersaing dengan fair, hanya berani bicara di media," katanya. Padahal, lanjutnya, penggantian ketua PSSI tidak gampang serta mesti mengikuti mekanisme organisasi. "Tidak bisa asal copot begitu saja," ujar Lalu.

Karena itu, dia berpendapat, agar para pesaing yang berharap Nurdin turun untuk melakukannya sesuai dengan mekanisme organisasi yang ada. "Silakan yang ingin gantikan Nurdin Halid untuk dapatkan dukungan dan suara para pemegang suara PSSI di daerah dan klub olahraga, tidak asal bicara di media saja," katanya.

Lalu membantah adanya peran keluarga Bakrie dalam keberhasilan Nurdin menjadi Ketua Umum PSSI. "Pemilihan ketua PSSI itu ada mekanismenya, Nurdin dipilih oleh para pemegang suara di PSSI, karena dia berhasil meyakinkan konsepnya untuk membangun organisasi, sedangkan orang lain (pesaing Nurdin) tidak bisa," katanya.

Meskipun begitu Lalu Mara mengakui adanya peran keluarga Bakrie dalam PSSI. "Karena memang Wakil Ketua Umum PSSI adalah Nirwan Dermawan Bakrie," katanya. Ia juga mengakui adanya dukungan dana keluarga Bakrie terhadap PSSI dan Timnas. "Selayaknya warga negara yang memiliki kelebihan dan membantu, karena memang semestinya begitu," ungkapnya.

AGUNG SEDAYU


- Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid, menegaskan Kim Jeffrey Kurniawan merupakan pemain hasil program naturalisasi pertama yang dilakukan PSSI.

Selama ini, Christian 'El Loco' Gonzales dianggap sebagai pemain pertama naturalisasi yang melalui program PSSI. Namun, hal tersebut dibantah oleh Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid.

Pria yang akrab disapa Puang ini menegaskan Kim Jeffrey merupakan pemain pertama naturalisasi yang melalui program PSSI. "Saya tegaskan, Kim Jeffrey merupakan pemain pertama yang melalui program naturalisasi. Christian Gonzales bukan melalui program naturalisasi PSSI," ujar Nurdin dalam jumpa pers di kantor PSSI, Senayan, Senin 20 Desember 2010.

"Gonzales murni permintaannya sendiri untuk menjadi Warga Negara Indonesia. Karena dia sudah lama tinggal di Indonesia, menikah dengan wanita Indonesia, punya anak WNI dan dia cinta Indonesia," lanjut Nurdin.

"Dia (Kim) datang ke rumah saya sekitar dua tahun lalu meminta bantuan untuk menjadi WNI. Dan kami hanya membantu percepatannya di Departemen Hukum dan HAM," kata Nurdin.


-Arema adalah salah satu tim peserta ISL yang cukup banyak menyumbangkan pemain ke timnas Indonesia untuk berlaga di Piala AFF 2010. Pemain asal klub berlogo kepala singa yang ada di timnas itu sebanyak enam pamain.

Di antaranya, gelandang Achmad Bustomi, penyerang Yongki Aribowo dan Dendi Santoso, bek sayap Zulkifly Syukur, Benny Wahyudi serta penjaga gawang Kurnia Meiga.

Hal itu merupakan kebanggaan luar biasa bagi tim Singo Edan. Bahkan, tak hanya dirasakan tim kebanggaan Aremania itu, kebanggaan juga dirasakan oleh kedua orang tua salah satu pemain yakni Ahmad Bustomi.

Pemain yang diganjar kartu kuning oleh wasit di menit ke- 90, saat leg kedua semifnal Piala AFF 2010, saat tim Garuda melawan Filipina, dengan skor 1-0, di Stadion Gelora Bung Karno (SGBK), Jakarta, Minggu (19/12/2010), kelahiran Jombang 13 Juli 1985.

Kini bersama kedua orang tuanya tinggal Jl Balai Desa Rt 18 RW 06 Desa Kepuhhardjo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Karir sepakbolanya dimulai dari Sekolah Sepakbola (SSB) Universitas Brawijaya 82, Persema Junior, Persikoba, Persema, Timnas-U23, dan hingga kini bergabung di Arema FC.

Senin (20/12/2010), berhasil menghubungi kedua orang tua Ahmad Bustomi yang kini tinggal di Karangploso, Kabupaten Malang. Jumari, bapak Bustomi mengaku, sangat bangga punya anak yang mampu berjuang untuk Indonesia melalui sepakbola.

"Saya selalu berdoa setiap detik untuk Bustomi. Kalau ritual secara khusus, tak usah dibicarakan. Itu sudah kewajiban orang tua untuk selalu mendoakan anaknya. Begitu juga ibu Bustomi. Hati saya berdebar saat pertandingan timnas. Selain timnas Indonesia sendiri, juga ada anak saya yang bermain,” aku Jumari.

Ditanya soal kebahagiaannya karena Bustomi mendapat uang bonus dari timnas, Jumari mengaku kebanggaannya bukan karena anaknya mendapat bonus uang dari PSSI. "Saya selalu berpesan kepada anak saya jangan terlalu memikirkan materi. Yang penting prestasi dulu. Karena PSSI itu masih miskin prestasi,” katanya.

Jumari mengatakan, pihaknya juga selalu memberi saran kepada Bustomi di saat akan bermain di lapangan. “Setiap masuk lapangan adalah seleksi. Jadi, harus menampilkan dan berjuang untuk jadi yang terbaik. Itu saran saya kepada Bustomi,” katanya.

Selain itu, Jumari juga berharap kepada PSSI agar tidak terlalu banyak menaturalisasi pemain dari negara lain. "Menurut saya, perbaiki sepakbola Indoensia sejak di SSB. Dari SSB itulah akan lahir bibit handal. Itu masukan saya ke PSSI,” ungkapnya.

Karena kalau terlalu banyak menaturalisasi pemain dari luar, katanya, akan memperburuk generasi Indonesia. "Sebab, saya yakin kalau SSB dikelola secara serius dan profesional mampu melahirkan generasi yang luar biasa. Dan nasionalismenya tak akan diragukan," tegasnya.

Sementara itu, ibu Bustomi, Sarmiati, hanya bisa mendoakan anaknya Bustomi yang akan berjuang di laga final melawan Malaysia pada tanggal 26 dan 29 Desember nanti. “Saya mendoakan semoga timnas jadi juara dan Bustomi memberikan yang terbaik untuk Indoensia dan seluruh rakyat Indoensia,” akunya santai. [air/ain]


Terhitung sejak 6 Desember 2010 lalu, Kim Jeffrey Kurniawan (20) sudah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) sesuai ketetapan Menteri Hukum dan HAM RI. PSSI mengusulkan kepada Menhukham agar menyerahkan dokumen WNI kepada Kim di antara laga final Piala AFF 2010.

"Saya sudah bersepakat dengan Patrialis (Menteri Hukum dan HAM) soal usulan penyerahan dokumen WNI dari Menteri kepada Kim di sela-sela final leg kedua Piala AFF tanggal 29 malam di stadion (Stadion Utama GBK)," ujar Ketua Umum PSSI Nurdin Halid dalam siaran persnya, Senin (20/12/2010), di Sekretariat PSSI, Senayan, Jakarta.

Deputi Bidang Teknis Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Iman Arif mengatakan, naturalisasi dilakukan kalau timnas memang membutuhkannya. Mengingat Kim sudah mendapatkan dokumen WNI-nya, BTN memerintahkan kepada pelatih timnas Alfred Riedl untuk menyertakan pemain kelahiran 23 Maret 1990 itu ke dalam seleksi awal timnas Indonesia U-23 pada 4 Januari 2011 mendatang.

Menurut Iman, Kim harus ikut seluruh seleksi dengan para pemain lain. "Akan dipanggil 75 pemain untuk seleksi awal timnas U-23 yang akan mengerucut jadi 50 pemain. Nantinya, ada beberapa tahap seleksi hingga seleksi terakhir pada 15 Januari itu ditetapkan 25 nama pemain timnas U-23," tutur Iman.

Ia menambahkan, ada beberapa nama lain yang juga dibutuhkan timnas. Prioritasnya pemain tersebut untuk timnas U-23 karena ingin fokus untuk kejuaraan Pra-Olimpiade dan SEA Games.

"Tidak menutup kemungkinan masuknya 5 pemain senior di timnas Merah Putih untuk menghadapi turnamen Pra Piala Dunia pada sekitar Mei-Juni nanti," kata dia.


- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengutarakan niatnya untuk menyaksikan final Piala AFF leg kedua di Jakarta. Namun, ia juga mempersilahkan jika ada pejabat yang ingin menyaksikan final leg I di Kuala Lumpur.

SBY memang belum mengungkapkan kepastian apakah dirinya jadi menonton final kedua yang akan dihelat pada 29 Desember itu. Namun, keinginan untuk menyaksikan 'Skuad Garuda' berlaga, seperti kala ia menyaksikan dua laga semifinal, benar adanya.

"Saya yang tanggal 29 saja," ujar SBY.

Sedangkan untuk pertandingan pertama di Kuala Lumpur, Malaysia, SBY dipastikan tidak bisa menyaksikan langsung. Sebab pada 26 Desember dirinya dijadwalkan berada di Banda Aceh untuk ikuti peringatan lima tahun tsunami.

Tetapi, ia tidak melarang jika ada pejabat yang ingin menyaksikan langsung ke Kuala Lumpur.

"Pertandingan tanggal 26 besok di KL, silahkan bila dari Bapak-bapak ada yang ingin menontonnya. Saya jaga gawang (tetap berada di Tanah Air -red) saja ," ucap SBY.

( roz / roz )


Setiap kali Presiden SBY akan menonton langsung pertandingan Indonesia, ada saja yang "khawatir" timnas akan kalah. SBY mengatakan dirinya diminta Bambang Pamungkas untuk datang ke Gelora Bung Karno.

Ini sempat disinggung presiden di saat berbincang santai bersama Ketua KPK Busyro Muqodas dan anggota baru KY. Perbincangan yang juga diikuti Menpora Andi Malarangeng itu berlangsung seusai upacara peresmian Ketua KPK dan Komisioner KY, Senin (20/12/2010), di Istana Negara, Jakarta.

"Ada yang meminta saya lebih baik tak usah menonton, tapi Bambang Pamungkas yang minta agar saya datang menonton," ujar SBY.

Permintaan itu disampaikan langsung oleh penyerang senior Indonesia tersebut saat presiden meninjau latihan timnas menjelang semifinal Piala AFF melawan Filipina. Permintaan sebelumnya tentang perbaikan kondisi lapangan GBK telah dipenuhi.

"Waktu itu saya tanya ke Bepe minta apa lagi, dia jawab minta agar saya datang menonton," tukas SBY.

Kekhawatiran bahwa timnas kalah kalau disaksikan SBY mulai muncul saat Jakarta menghajat Piala Asia 2007. Di pertandingan kedua grup melawan Arab Saudi, ia menonton di GBK dan timnas kalah 1-2. Di pertandingan pertama, yang menyaksikan skuad "Merah Putih" di Senayan adalah Wapres Jusuf Kalla, dan Indonesia menang 2-1 atas Bahrain.

Jubir Kepresidenan Julian Aldrin Pasha hanya tertawa kecil saat diminta konfirmasinya soal "mitos" tersebut. "Ah ada-ada saja," ujarnya.

Jawaban serupa juga disampaikan oleh Menpora Andi Mallarangeng. "Hahaha... Itu 'kan orang sirik saja yang bikin isu," ujarnya.

Di turnamen Piala AFF 2010 yang sedang berlangsung ini SBY berturut-turut menonton duel pasukan "Garuda" melawan The Azkals di GBK, yakni pada 16 dan 19 Desember lalu. Di dua partai itu Indonesia menang 1-0 dan lolos ke final dengan skor agregat 2-0.
( a2s / roz )


- Kim Jeffrey Kurniawan resmi menjadi WNI. Kim akan mencoba peruntungan dalam seleksi tim nasional Indonesia U-23 yang diproyeksikan ke SEA Games 2011.

Kim tinggal menunggu paspor Indonesia miliknya keluar. Kini, ia membidik tim nasional Indonesia. Pemain berdarah Jerman ini masih menjalani pemulihan cedera engkel kaki kanan.

"Cedera Kim masih dalam tahap rekondisi. Ia minta dirawat fisioterapis," ujar Iman Arif, Deputi Bidang Teknis Badan Tim Nasional (BTN) PSSI.

Pemain kelahiran Muhlacker, Jerman ini baru saja mendapatkan status WNI. Kim pun membidik posisi di tim nasional Indonesia. Tapi, ia harus melalui proses seleksi.

"Seleksi timnas belum berjalan. Rencananya baru minggu depan akan dilakukan seleksi. Jadi kalau dari kondisinya Kim terpilih, maka ia akan masuk timnas. Jika tidak, ia akan bermain bersama Persema Malang," lanjut Iman.

"(Pelatih timnas Alfred) Riedl sendiri belum melihat permainan Kim. Rencananya, ada 75 pemain yang akan ikut seleksi. Dari situ kami akan memilih 25 orang. Tadi saya cerita sama Kim, kalau mau dipilih masuk timnas, ya harus bersaing dengan pemain lain," tutur Iman.

Dengan usia baru 20 tahun, Kim memang dibidik untuk timnas U-23 yang akan diterjunkan di SEA Games 2011. Jika gagal dalam seleksi, adik kandung pacar Irfan Bachdim, Jennifer Jasmin Kurniawan ini masih bisa bermain di Liga Super Indonesia (ISL) bersama Persema.


- Foto artis Rahma Azhari tampil bersama pelatih tim nasional kesebelasan Filipina, Simon McMenemy, menjadi perbincangan hangat di dunia maya. Rahma, dalam akun twitternya @RaAzhari mengaku tidak ada hubungan khusus dengan pelatih kelahiran 6 Desember 1977 itu.

Foto Rahma-McMenemy kini ramai diperbincangkan di situs jejaring Facebook dan microblogging Twitter. Foto dengan tiga versi itu diunggah dalam akun Rahma sehari setelah Filipina ditekuk timnas Indonesia semalam di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Kemunculan foto bertepatan dengan momen kemenangan timnas Indonesia atas The Azkals. Apakah foto yang sudah ramai beredar ini diketahui Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng?

"Saya tidak tahu foto itu," kata Andi Mallarangeng di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 20 Desember 2010.

Yang pasti bagi Andi, foto yang sudah beredar itu tidak mengganggu konsentrasi timnas 'Merah Putih'. Andi tidak mempermasalahkan foto yang sedang ramai diberitakan media itu.

"Semuanya berjalan baik. Kami fokus menangkan pertandingan," ujar mantan juru bicara Presiden SBY ini.

Bagi Andi, konsentrasi timnas Indonesia saat ini adalah laga final Piala AFF melawan Malaysia pada 26 dan 29 Desember mendatang. Foto Rahma dan McMenemy jelas tidak mengganggu fokus Firman Utina dan kawan-kawan. (adi)


Harga tiket final Piala AFF antara Indonesia melawan Malaysia mengalami kenaikan signifikan. Tiket termahal Rp1 juta dan termurah Rp75 ribu.

"Kenaikan ini biasa, kan sudah di final. Pas Piala Asia kemarin juga harganya segini," kilah Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid saat ditemui wartawan setelah rapat koordinasi di Sekretariat PSSI, Senayan Jakarta, sore tadi.

Padahal, jika dilihat even, tentu kelas Piala AFF masih di bawah Piala Asia. Tapi jika memperhitungkan waktu, Piala Asia 2007 memang sudah terlalu lama.

Indonesia kebagian jatah menjadi tuan rumah final 2 Piala AFF menjamu Malaysia, 29 Desember 2010. Untuk final ini, tiket VVIP seharga Rp1 juta. Tiket kategori ini naik 2 kali lipat dari semifinal atau 4 kali lipat dibanding penyisihan grup.

Sedangkan tiket VIP Barat dijual Rp500 ribu dan VIP Timur Rp 350 ribu. Lalu, kategori I Rp 200 ribu, kategori II Rp150 ribu dan kategori III Rp75 ribu.

Voucher tiket sudah bisa dibeli melalui online maupun langsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) mulai 23 Desember 2010. "Penjualan voucher tiket dimulai dari tanggal 23 Desember hingga 27 Desember," lanjut Nurdin.

Tiket akan dijual melalui dua cara, online dan manual. Namun, penjualan secara online dikhususkan untuk tiket VVIP dan VIP Barat, sedangkan yang lainnya secara manual.

Panitia memberi deadline pada 25 Desember melihat apakah penjualan tiket secara online efektif atau tidak. Pasalnya, selama ini hasil penjualan tiket online hanya 1% dari penjualan keseluruhan.

"Jika tidak mencapai target akan dihentikan," imbuh Nurdin.

PSSI belum menunjuk penjual lewat online. Kandidatnya rajakarcis.com dan ticketsas.com. Penjualan tiket direncanakan pada 23-27 Desember 2010. Sedangkan penukaran tiket dilaksanakan pada 28 Desember 2010. Tiket akan dicetak sekitar 77.000 lembar.

Laporan: Febry Abddinah


Tim nasional Indonesia akan diperlakukan istimewa selama menjalani laga away final Piala AFF 2010 melawan Malaysia, Minggu 26 Desember 2010.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid dalam jumpa pers di kantor PSSI, Senayan Jakarta, Senin 20 Desember 2010. Nurdin mengaku PSSI akan mengirim tim advance untuk mengatur semua persiapan timnas selama di Malaysia.

"Saya sudah memerintahkan Pak Sekjen (Nugraha Besoes) untuk berangkat ke Kuala Lumpur besok dan memimpin tim advance. Tim ini akan melakukan koordinasi dengan KBRI di Malaysia untuk menyambut kedatangan pemain. Kami juga minta KBRI untuk mengerahkan massa saat final pertama," ujar Nurdin.

"Pemain akan berangkat menggunakan pesawat khusus pada 24 Desember agar tidak terganggu masalah barang-barang karena waktu yang mereka miliki sangat sedikit," pungkas Nurdin.

Laga final leg 1 kemungkinan akan digelar di National Stadium Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia. Indonesia giliran akan menjamu Malaysia di final leg 2, Rabu 29 Desember 2010.


Menpora Andi Mallarangeng meminta alokasi tiket khusus suporter Indonesia pada laga final pada laga pertama di Malaysia pada 26 Desember mendatang.

Sebagai gantinya Indonesia juga siap memberikan alokasi untuk Malaysia pada saat final laga kedua di Jakarta, 29 Desember 2010.

Andi telah berkomunikasi dengan Dubes Indonesia di Malaysia untuk memastikan suporter Indonesia mendapatkan alokasi tiket yang cukup. Suporter itu terdiri dari WNI yang berada di Malaysia, yang saat ini berjumlah 2 juta orang dan yang akan berangkat dari Tanah Air. Saat ini suporter dari Indonesia yang berangkat ke Malaysia atas inisiatif sendiri ingin mendapatkan kejelasan soal tiket.

Timnas dan PSSI sendiri akan berangkat pada tanggal 24 Desember.
"Kita ingin pastikan di sana berjalan dengan baik, termasuk pengamanannya, makanan, transportasi. Kita ingin pastikan Timnas berlatih dengan baik," ujarnya di Istana Negara, Jakarta, Senin, 20 Desember 2010.

Sementara terkait dengan pertandingan melawan Malaysia di babak final, Andi timnas tidak meremehkan Malaysia. Dia berharap kedua pertandingan, baik yang di Malaysia dan Indonesia, Timnas berhasil memenangkan pertandingan.
"Kalau memang lebih banyak lagi kita senang, kalau bisa skornya jangan beda dengan yang dulu," katanya.

Seperti diketahui, dalam babak penyisihan, Indonesia berhasil mengganyang Malaysia 5-1. (umi)


Sebuah banner spanduk dukungan untuk Ketua PSSI Nurdin Halid dipasang oleh sejumlah orang, Senin (20/12/2010) siang, di lantai 2 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, atau persis di atas Ruang Pers Sekretariat PSSI.

"Bravo Puang Nurdin, Dalam Pimpinanmu PSSI, Antarkan Timnas Ke Final, Aspirasi Ratusan Juta Rakyat Terwujud..." Demikian tulisan yang tertera di dalam spanduk berlatar merah putih dan peta Indonesia itu. Pada baris pertama di samping tulisan Bravo Puang Nurdin, ada lambang Burung Garuda.

Spanduk tersebut mengatasnamakan Suporter Nasional Sepakbola Indonesia (SNSI) sesuai keterangan di bawahnya. Di bagian tengah atas, ada foto Nurdin Halid yang menunjukkan tanda oke melalui jempolnya sambil mengumbar senyum. Ada logo SNSI di kiri atas dan logo PSSI di kanan atas.

Hingga saat ini, belum ada keterangan yang diberikan kepada pers soal pemasangan spanduk itu, termasuk oleh para pekerja yang memasangnya. Spanduk itu dipasang sebelum konferensi pers PSSI yang akan membahas masalah manajemen tiket Piala AFF Suzuki 2010.

awal Desember lalu spanduk mendukung Nurdin Halid juga terbentang di Stadion Gelora Bung Karno, ketika timnas Indonesia mampu mengalahkan Malaysia dan Laos. [kun]


Hubungan antara sepakbola dengan dunia selebriti semakin tipis. Tidak hanya di Eropa, fenomena yang sama juga terjadi di Indonesia. Terbaru, publik bola dihebohkan dengan foto mesra antara pelatih Filipina Simon McMenemy dengan artis hot Rahma Azhari.

Di saat banyak gadis-gadis gandrung dengan striker timnas Irfan Bachdim, Rahma Azhari memiliki pandangan berbeda. Dia justru terpesona oleh performa macho McMenemy.

Tanggal 15 Desember, satu hari menjelang pertandingan semifinal leg pertama, Rahma sudah mengungkapkan kekagumannya terhadap McMenemy dan skuadnya. "OMG I wanna watch the INDO VS PHIL, Philippine's coach and players are so HOT and yummy lookin.. Y'all wait there hotties, mommy's comiiin!" tulis Rahma melalui akun twitternya RaAzhari.

Tanggal 17 Desember, dua hari menjelang pertandingan semifinal leg kedua, Rahma kembali menuliskan catatan manis. Kali ini lebih personal kepada McMenemy. "I can't wait to see Simon McMenemy! Geez u are the cutest yet the hottest brandon flower lookin football coach ever. I'm in ♥ wit you man! ☺," tulis Rahma.

Akhirnya, kedua bisa bertemu. Tidak aneh jika muncul foto mesra antara Sarah Azhari dengan McMenemy. Lewat foto-foto yang beredar, bisa terlihat jelas, Sarah sangat bangga menerima pelukan tangan dari pelatih Filipina berusia 33 tahun tersebut.

Sekadar diketahui, hari ini, Senin (20/12/2010), topik twitter dihebohkan dengan beredarnya foto mesra antara pelatih tim nasional Filipina Simon McMenemy dengan bintang hot Rahma Azhari. Keberadaan foto ini menimbulkan banyak spekulasi kocak.

Pada foto itu, Rahma dalam posisi berdiri. Dia diapit McMenemy yang duduk bersebelahan dengan seorang pria berkepala gundul. Yang membikin heboh, tangan McMenemy melingkar erat ke badan Rahma. Kepalanya juga didekatkan ke kepala Rahma.

Aksi Rahma tidak kalah mesra. Dia membusungkan dadanya yang lumayan besar ke badan McMenemy. Terlihat badan Rahma sampai doyong.

Dalam foto itu, Rahma memakai baju biru ketat. Bagian dada ke atas terbuka. Tak ayal, sebagian belahan dadanya kian terlihat menonjol. Sedangkan McMenemy, dia memakai baju biru lengan panjang. Dia terlihat sangat macho.

"Yahh gimana?!! Dia yg mau kenal n berteman?! I don't see why not..?!! :))," tulis Rahma melalui akun twitternya, tadi pagi.

Sementara itu, beberapa pengguna twitter mengagumi dada Rahma Azhari yang membusung dan tampak besar. Menyikapi ini, Rahma membuka suara. "Ga usah dibusungkan dadanya, mmg sudah dari sananya :)))," tulis Rahma. [but]


Pagi ini, Senin (20/12/2010), topik twitter dihebohkan dengan beredarnya foto mesra antara pelatih tim nasional Filipina Simon McMenemy dengan bintang hot Rahma Azhari. Keberadaan foto ini menimbulkan banyak spekulasi kocak. Salah satunya, Rahma dinilai berperan besar dalam kemenangan timnas Indonesia tadi malam.

Pada foto itu, Rahma dalam posisi berdiri. Dia diapit McMenemy yang duduk bersebelahan dengan seorang pria berkepala gundul. Yang membikin heboh, tangan McMenemy melingkar erat ke badan Rahma. Kepalanya juga didekatkan ke kepala Rahma.

Aksi Rahma tidak kalah mesra. Dia membusungkan dadanya yang lumayan besar ke badan McMenemy. Terlihat badan Rahma sampai doyong.

Dalam foto itu, Rahma memakai baju biru ketat. Bagian dada ke atas terbuka. Tak ayal, sebagian belahan dadanya kian terlihat menonjol. Sedangkan McMenemy, dia memakai baju biru lengan panjang. Dia terlihat sangat macho.

Keberadaan foto ini menyita perhatian ribuan pengguna twitter. Komentar-komentar kocak pun bermunculan. Ada dua topik yang beredar: Pertama Rahma dinilai punya peran besar dalam kekalahan timnas Filipina melawan Indonesia. Alasan yang dikemukakan adalah McMenemy sudah hilang konsentrasi. Kedua, Rahma perlu mendekati pelatih Malaysia Rajagopal. Ini karena lawan Indonesia di final adalah Malaysia.

"Yahh gimana?!! Dia yg mau kenal n berteman?! I don't see why not..?!! :))," tulis Rahma melalui akun twitternya RaAzhari.

Sementara itu, beberapa pengguna twitter mengagumi dada Rahma Azhari yang membusung dan tampak besar. Menyikapi ini, Rahma membuka suara. "Ga usah dibusungkan dadanya, mmg sudah dari sananya :)))," tulis Rahma. [but]


Prestasi sepak bola nasional yang buruk pernah membuat Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Nasional (PSSI), Nurdin Halid berniat untuk mundur.

Namun, Nurdin membatalkan niatnya itu karena merasa harus bertanggung jawab memperbaiki PSSI yang miskin prestasi.

"Suatu saat saya bilang kepada Nirwan (Wakil Ketua Umum PSSI), sudah lah kita berhenti saja, kita serahkan PSSI kepada orang yang merasa mampu," kata Nurdin saat ramah-tamah timnas dengan keluarga Bakrie di Jakarta, Senin 20 Desember 2010.

Tapi, kata dia, Nirwan justru melarangnya untuk mundur dari jabatannya sebagai ketua umum tersebut. Nirwan, lanjut dia, justru memberikan semangat kepada Nurdin untuk terus melanjutkan program-programnya.

"Dia (Nirwan Bakrie) mengatakan, ketika perahu oleng, kita tidak boleh tinggalkan perahu itu. Kita harus tetap di perahu sampai perahu bersandar di dermaga. Setelah itu kita serahkan kepada orang yang mampu," kata Nurdin menirukan masukan yang diberikan Nirwan kepadanya.

Menurut dia, peran Nirwan dan keluarga Bakrie dalam persepakbolaan nasional cukup besar. Dia mengatakan, keluarga Bakrie telah menjadi donatur tetap bagi keberlangsungan PSSI dan persepakbolaan nasional. "Susah senang keluarga Bakrie, tidak pernah mengenal lelah membantu persepakbolaan nasional," kata dia.

Nurdin menambahkan, selama tujuh tahun kepemimpinannya, keluarga Bakrie telah menjadi donatur yang membiayai mayoritas kegiatan tim nasional. "Sekitar 90 persen biaya timnas, semua kelompok umur, bisa mengikuti seluruh even internasional karena sumbangsih keluarga Bakrie," kata dia.

Sementara itu, tuan rumah ramah-tamah tersebut, Aburizal Bakrie meminta Nurdin bisa memahami dan menerima kritik yang datang dari masyarakat selama ini. Menurut dia, kritik itu harus dijadikan semangat untuk membangun PSSI. "Karena kritik masyarakat sebagian besar ingin membangun PSSI, agar semakin besar," kata dia.

Ical, sapaan Aburizal Bakrie, menilai keberhasilan timnas mencapai partai final Piala AFF 2010 merupakan bentuk kesinambungan program PSSI selama ini. "Ini adalah program, kalau ada yang bilang saya bisa berbuat langsung itu sulap namanya," kata dia. (umi)


enyerang tim nasional Indonesia, Irfan Haarys Bachdim ikut senang Kim Jeffrey Kurniawan menjadi WNI dan segera mendapatkan paspor Indonesia.

"Tentu, saya sangat senang. Karena Kim pemain yang bagus," kata Bachdim dalam acara ramah tamah tim nasional Indonesia dengan donatur tetap, Keluarga Bakrie di kediamannya, Senin pagi, 20 Desember 2010.

Bachdim tak sabar menunggu berduet dengan Kim di Persema Malang maupun tim nasional Indonesia. Apalagi, kakak Kim, Jennifer Jasmin Kurniawan tak lain adalah kekasih Bachdim.

"Saya senang bukan karena itu. Tapi, lebih karena Kim pemain yang bagus. Dan saya sering berdiskusi soal sepakbola dengan dia," lanjut Irfan.

Ya, Kim Jeffrey Kurniawan akan menjadi pemain naturalisasi milik Indonesia. Kim akan menyusul Christian 'El Loco' Gonzales. Meski untuk masuk tim nasional, pria kelahiran Muhlacker, Jerman, 20 tahun yang lalu ini juga harus
melalui proses seleksi.

Sebelumnya, El Loco telah mendapatkan paspor Indonesia sejak 1 November 2010 lalu. Sedangkan Kim, menurut Deputi Bidang Teknis Badan Tim Nasional PSSI, Iman Arif, sudah menjadi WNI. Pemain berdarah Jerman ini tinggal menunggu paspor Indonesia miliknya jadi.


Ketua Umum Persatuan Sepakbla Seluruh Indonesia atau PSSI, Nurdin Halid pasti menjadi manusia yang sedang berbunga-bunga hatinya saat ini. Wajar. Kemandulan prestasi tim sepakbola Indonesia selama era kepemimpinannya, tampaknya bakal terbayar dengan prestasi gemilang timnas di ajang Piala AFF 2010 yang kini tengah berlangsung.

Dalam pertandingan leg 2 semifinal melawan Filipina kemarin malam (Minggu, 19/12/2010) tim Merah Putih, kembali sukses memetik kemenangan lewat gol tunggal pemain naturalisasi Cristian Gonzales. Kemenangan ini sekaligus mengantar Indonesia ke partai puncak turnamen dua tahunan negara-negara Asia Tenggara tersebut.

Bagi lelaki bernama lengkap Andi Muhammad Nurdin Halid itu, prestasi kali ini tentu dapat menjadi pembelaan atas cemoohan publik yang berbuntut pada tuntutan mundur dari tahta kepemimpinan PSSI. Tapi, Nurdin yang sudah memimpin PSSI sejak 2003, pasti mengerti betul bahwa prestasi saja belum tentu cukup. Kedekatan dengan sumbu utama kepemimpinan nasional menjadi modal penting baginya untuk terus memimpin PSSI, setidaknya hingga periode ke 2 berakhir pada 2013.

Beruntung. Prestasi timnas PSSI telah mendongkrak kepercayaan dirinya untuk tampil "berdekatan" dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Bahkan, saat peluit panjang wasit terdengar sebagai tanda berakhirnya pertandingan semifinal kedua semalam, Nurdin lagi-lagi terlihat menyalami Presiden, sambil tak lupa membungkuk dan membenamkan hidungnya dalam-dalam di punggung tangan Presiden.

Aksi cium tangan --yang dikenal kental berkembang pada budaya Jawa itu--, bukan pertama kali dilakukan lelaki kelahiran Bone, Sulawesi Selatan itu terhadap Presiden. Sebelumnya saat Indonesia membungkam Filipina di leg 1, di tempat yang sama, di tribun VVIP Gelora Bung Karno, Senayan, Nurdin pun telah mencium tangan Presiden. Aksi itu kontan menjadi salah satu perbincangan hangat di layanan mikrobloging Twitter.

Mampukah Nurdin bertahan dari desakan publik yang terus menyuarakan agar ia meletakkan jabatannya? Akankah prestasi gemilang timnas dipenghujung tahun ini mampu pula mengalirkan restu dari Presiden terhadap kepemimpinan Nurdin di PSSI. Diketahui sebelumnya, Presiden telah merestui Kongres Sepakbola Nasional yang digulirkan atas dasar keprihatinan terhadap prestasi sepakbola nasional, termasuk kepemimpinan sepakbola nasional.


Pemlain Filipinla keturunlan Belanda Jason de Jong yang bermain untuk VB Veendam di Belanda telah menerima tawaran untuk bermain di Indonesia dan di Australia.

De Jong adalah salah satu dari banyak pemain Filipina yang dikepung oleh pencari tanda tangan dan gambar pada seri semifinal berlangsung antara Filipina dan Indonesia tahun 2010 Suzuki Cup.

"Aku sudah beberapa agen berbicara kepada saya tentang bermain di sini (Indonesia) dan di Australia," kata De Jong. "Aku akan berbicara dengan mereka setelah turnamen . Ini juga baik karena saya mengenal Irfan Bachdim . Dan itu akan baik untuk bermain di sini karena juga membuat saya lebih dekat ke Filipina dan untuk tugas tim nasional. . "

De Jong terbang kembali ke Belanda setelah Piala Suzuki.


Si cantik Jennifer Kurniawan alias kekasih striker tim nasional Irfan Bachdim, tak luput dari rasa bangganya setelah Tim Merah Putih memastikan tiket final Piala AFF 2010, malam ini (19/12/2010).

Meski belahan hatinya tak dimainkan pelatih Alfred Riedl di pertandingan tadi, Jennifer yang berprofesi sebagai model tetap meluapkan kegembiraan lewat akun resmi Twitter-nya. "Hebat Timnas. Indonesia akan juara Piala AFF," tulisnya.

Selain itu, Jennifer juga mengisyaratkan bakal nonton final lawan Malaysia secara langsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno. "Dan, aku bisa langsung menyaksikan di stadion, yiiihhaaa!" tegas si cantik yang menamakan dirinya di Twitter sebagai 'Jennifer Bachdim'. Belum cukup, kalimat penutupnya berbunyi, "Selalu mendukung Timnas!" [kun]


Lolos ke final, Indonesia akan kembali menghadapi Malaysia. Meski memetik kemenangan meyakinkan 5-1 di fase grup, Alfred Riedl menyebut kalau kans kedua tim jadi kampiun sama besar, 50:50.

Untuk kali keempat sejak pertama digelar tahun 1996, Indonesia masuk final Piala AFF. Sukses tersebut didapat Firman Utina cs setelah menundukkan Filipina dengan agregat 2-0 di dua leg pertandingan semifinal.

Di laga puncak Indonesia sudah ditunggu Malaysia, yang pada semifinal lain juga unggul agregat 2-0 atas Vietnam.

Dibanding Vietnam, kelolosan Malaysia ke final dianggap menguntungkan Indonesia. Sebabnya tentu saja sukses 'Pasukan Merah Putih' menggulung tetangga dekatnya itu dengan skor 5-1 pada pertandingan pertama fase grup.

Namun anggapan tersebut buru-buru dibuang Alfred Riedl. Dia meyakini kalau dua laga final akan berlangsung lebih ketat dibanding dengan pertemuan pertama lalu. Pelatih asal Austria itu meyebut kalau kedua tim punya kans sama kuat jadi kampiun.

"Pertandingan final akan menjadi pertandingan yang ketat. Kami punya peluang 50% jadi juara. Tidak lebih. Memang digrup kita menang 5-1, tapi sebetulnya laga itu agak berimbang," papar Riedl dalam konferensi pers usai laga di GBK.

Saat ditanya wartawan soal persiapan timnya menghadapi pertandingan tersebut, Riedl menyebut kalau anak didiknya sudah bersiap sejak saat ini. Demi mengetahui kekuatan lawan, dia sudah mengintip kekuatan Malaysia lewat pertandingan televisi dan mengirim Sutan Harhara untuk memantau secara langsung.

"Tanggal 24 nanti kita berangkat tapi persiapannya sudah dimuali sejak saat ini. Kita belum terlalu fokus menghadapi Malaysia. Kemarin kita memang melihat pertandinannya di televisi, Sutan Harhara juga sudah memantau tapi fokus kita masih untuk pertandingan hari ini," tuntas Riedl.

( din / rin )


Indonesia tampil impresif di Piala AFF sejauh ini. Namun semua itu dilakukan di kandang sendiri. Laga final leg pertama menjadi saat yang tepat bagi tim Garuda untuk membuktikan kualitasnya di laga away.

Indonesia mengakhiri fase grup di Piala AFF 2010 dengan hasil mantap yakni menyapu bersih tiga pertandingan. Dilansir dari situs resmi turnamen, Firman Utina cs membukukan 13 gol dan hanya kemasukan dua gol.

Anak buah Alfred Riedl menggapai final usai menyingkirkan Filipina dengan kemenangan agregat 2-0.

Semua performa apik tim Merah Putih itu seluruhnya ditunjukkan ketika berlaga di kandang sendiri. Kini laga final melawan Malaysia menjadi ujian bagi Indonesia untuk membuktikan kualitasnya ketika tampil away. Final leg pertama digelar di markas Malaysia pada 26 Desember.

Dilansir dari situs resmi FIFA Indonesia terakhir kali menang di luar kandang adalah ketika mengatasi Bangladesh di turnamen Grand Royal Challange, November 2008. Turnamen itu digelar di Yangon, Myanmar.

Setelahnya prestasi terbaik Indonesia saat berlaga di luar negeri adalah mengimbangi Oman di kualifikasi Piala Asia, Januari 2009.

Hasil tadi masih belum termasuk hasil yang diperoleh di SEA Games 2009. Dalam kejuaraan yang berlangsung di Laos itu, Indonesia dua kali kalah dan sekali seri.



Catatan Away Indonesia

Bangladesh 0-2 Indonesia
13 November 2008, Yangon, Grand Royal Challange



Myanmar 2-1 Indonesia
15 November 2008, Yangon, Grand Royal Challange



Myanmar 2-1 Indonesia
21 November 2008, Yangon, Grand Royal Challange



Thailand 2-1 Indonesia
20 Desember 2008, Bangkok, AFF Cup



Oman 0-0 Indonesia
19 Januari 2009, Muscat, Kualifikasi Piala Asia



Singapura 3-1 Indonesia
4 November 2009, Singapura, Ujicoba



Kuwait 2-1 Indonesia
14 November 2009, Kuwait City, Kualifikasi Piala Asia



Australia 1-0 Indonesia
3 Maret 2010, Brisbane, Kualifikasi Piala Asia



SEA Games 2009 Laos Vientiane
5 Desember 2009: Singapura 2-2 Indonesia,
7 Desember 2009: Indonesia 0-2 Laos,
10 Desember 2009: Myanmar 3-1 Indonesia,


( nar / din )


Untuk kali pertama di sepanjang Piala AFF 2010 Indonesia akan menghadapi laga tandang saat menyambangi Malaysia. Terkait intimidasi suporter lawan, Firman Utina siap menghadapinya.

Setelah pada dua penyelenggaraan terakhir gagal masuk final, timnas Indonesia akhirnya kembali menjejak laga puncak di Piala AFF 2010. Dua kemenangan dengan skor 1-0 atas Filipina mengantar skuad besutan Alfred Riedl berpeluang merengkuh gelar juara untuk kali pertama.

Dengan format pertandingan final juga home-away, Indonesia untuk kali pertama akan menjalani laga di kandang lawan. Pertandingan tersebut akan dilangsungkan di Malaysia pada 26 Desember 2010 mendatang.

Indonesia sesungguhnya sudah harus menjalani laga tandang di babak semifinal. Namun ketiadaan stadion yang memenuhi syarat di Filipina membuat Stadion Utama Gelora Bung Karno kebagian jatah jadi tuan rumah sampai dua kali.

Malaysia sendiri terbilang tangguh saat harus bermain di hadapan pendukungnya sendiri. Di leg pertama babak semifinal mereka berhasil menumbangkan Vietnam dengan 2-0.

Menghadapi tantangan yang dipastikan datang saat berlaga di National Stadium, Bukit Jalil, Firman Utina mengaku siap. Soalnya dia merasa suporter Indonesia lebih ganas dibanding fans Malaysia.

"Saya rasa suporter kita lebih galak. Saya rasa pemain-pemain kita sudah tahu tentang teror (fans) Malaysia dan kami siap menghadapinya," seru Firman dalam konferensi pers usai laga.

Untuk pertandingan final, Indonesia lebih diuntungkan karena belakangan menjadi tuan rumah. Selain itu, pada babak fase grup lalu Indonesia juga menghancurkan Malaysia dengan skor mencolok 5-1.


( din / rin )


Belakangan anggota skuad timnas Indonesia makin sulit dimintai waktu untuk wawancara oleh media. Firman Utina menolak anggapan tersebut karena seluruh pemain sebenarnya sedang fokus pada pertandingan.

Pelatih Alfred Riedl memang membatasi akses pekerja media terhadap pemainnya sejak beberapa hari lalu. Anggota skuad timnas tidak diperbolehkan melakukan wawancara di dalam hotel oleh media manapun.

Aturan dari sang bos tersebut dipatuhi oleh Firman Utina cs. Namun itu ternyata juga membuat para pemain menjadi 'pelit' mengeluarkan komentar saat ditanya media. Padahal Riedl masih memperbolehkan wartawan mendekati pemainnya seusai latihan atau pasca pertandingan.

Saat ditanya wartawan soal hal tersebut, Firman Utina menyebut kalau keputusan menolak wawancara bukan karena mereka tak mau melakukannya. Namun lebih karena demi menjaga konsentrasi.

"Kami tahu kami punya dua pertandingan ke depan. Kami ingin berkonsentrasi. Bukannya kami tak mau berkomentar ke media, itu lebih untuk konsentrasi tim supaya tak terganggu," sahut Firman dalam konferensi pers usai pertandingan.

Keputusan untuk meminimalisasikan aktivitas dengan pekerja media terbukti efektif. Selain menjauhkan pemain dari kontroversi-kontrovesi, Indonesia sukses melangkah ke final setelah menang agregat 2-0 atas Filipina. ( din / rin )


Dua laga leg semifinal Piala AFF di Jakarta mampu menyedot puluhan ribu orang memasuki Stadion Gelora Bung Karno. Bocoran dari panitia, total pemasukan mencapai angka Rp 14 miliar.

Satu laga semifinal antara Indonesia vs Filipina setidaknya dipadati oleh 70.000 penonton--angka yang didapat dari laga pertama 16 Desember silam. Angka tersebut menunjukkan bahwa tiket dalam berbagai kategori dan sangat diburu oleh para suporter.

"Fenomena ini menunjukkan bahwa sepakbola, dipandang secara ekonomi, ternyata menempati level atas," ujar kata Ketua Panitia Lokal (LOC) Piala AFF 2010, Joko Driyono, kepada wartawan.

Dari puluhan ribu suporter, bahkan ratusan ribu jika dihitung dua leg, yang memadati stadion itulah bisa diperkirakan berapa pemasukan yang bisa didapat. Joko kemudian mengungkapkan jumlah yang ternyata cukup "wah".

"Dua laga semifinal menghasilkan Rp 13,5 sampai Rp 14 M. Tapi itu pun belum dipotong untuk kewajiban pajak dan sebagainya," tukasnya.


Christian Gonzales menjadi penentu laju timnas Indonesia ke babak final Piala AFF 2010. Rasa hormat dan terima kasih diucapkan dua rekan se-timnya buat El Loco.

Tim 'Garuda' melenggang ke partai puncak usai menundukkan Filipina dengan agregat 2-0 di babak semifinal. El Loco menjadi pahlawan Indonesia dengan memborong gol tersebut.

Gol tunggalnya di babak pertama semifinal II pada Minggu (19/12/2010) tercipta dengah indah. Di menit 42, Gonzales melepaskan tendangan keras melengkung dari luar kotak penalti yang menembus gawang Filipina.

"Christian "El Loco" Gonzales --->> luar biasa," puji Bambang Pamungkas yang ditulis dalam akun twitter-nya @bepe20. Pujian juga datang dari bintang baru Irfan Bachdim. Meski sempat terlihat melakukan pemanasan tetapi si pemain tak jadi diturunkan di laga ini.

"Jangan khawatir el loco akan mengantarkan kita kepada trofi!! Terima kasih Loco! Terima kasih banyak!!!," ucap Irfan di dalam akun twitter-nya @irfanbachdim10

Keputusan menaturalisasi Gonzales memang tak salah. Di level klub, pesepakbola asal Uruguay ini telah membuktikan ketajamannya dengan lima kali menjadi pencetak gol terbanyak di ajang domestik.

Di level timnas pun juga demikian. Striker berusia 34 tahun itu sudah menyumbang tiga gol di turnamen ini dan berpeluang menambah pundi-pundi golnya bahkan menjadi top skorer.

Terus cetak gol, El Loco! ( rin / din )


Ketua Umum PSSI Nurdin Halid membuktikan omongannya soal bonus pemain timnas jika maju ke final. Nurdin langsung mencairkan bonus itu dan akan segera dibagikan pada pemain malam ini juga.

"Saya akan mencairkan bonus itu malam ini juga. Saya akan memberikannya kepada pemain langsung," tegas Nurdin kepada wartawan di Kantor PSSI usai laga semifinal leg II kontra Filipina, Minggu (19/12/2010) malam WIB.

"Coba cek saja sendiri di mobil saya, ada uang Rp 2,5 M disitu. Saya akan langsung ke Hotel Sultan untuk bertemu para pemain," sambungnya.

Firman Utina dkk memang sebelumnya sudah dijanjikan akan langsung "dihajar" bonus total sebesar Rp 2,5 M jika sukses masuk ke final.

Dan jika berhasil menaklukkan Malaysia di partai final 26 dan 29 Desember mendatang, maka tambahan Rp 3 M akan diberikan lagi kepada para pemain. ( mrp / din )


Cristian Gonzales jadi bintang Indonesia di dua laga semifinal kontra Filipina. Gol yang mengantar Pasukan Merah Putih masuk ke final dia persembahkan buat tim dan suporter.

Cuma satu gol dibuat Cristian Gonzales di fase grup Piala AFF 2010. Namun gol yang dia lesakkan ke gawang Malaysia tersebut sepertinya sudah cukup buat meyakinkan pelatih Alfred Riedl untuk menjadikannya penyerang utama.

Kepercayaan tersebut dia bayar dengan tuntas dalam dua laga semifinal. Setelah tandukannya memberi Indonesia kemenangan 1-0 di leg pertama, pesepakbola kelahiran Uruguay tersebut membuat gol indah di leg kedua. Kemenangan agregat 2-0 mengantar Indonesia masuk final Piala AFF untuk kali keempat.

Tak ada euforia berlebih ditunjukkan pesepakbola berjuluk El Loco itu meski baru jadi pahlawan kemenangan timnya. Pesepakbola Persib Bandung itu menyebut kemenangan yang didapat adalah hasil kerja keras seluruh tim.

"Ini gol saya persembahkan untuk rekan-rekan saya dan para suporter Indonesia. Kemenangan ini ada karena kerja keras tim," ucap Gonzales usai pertandingan kepada wartawan.

"Alhamdulillah bisa menang dan masuk ke final," sambungnya.

Soal laga melawan Malaysia, Gonzales tak mau terbuai dengan kemenangan telak yang diraih di fase grup kemarin. Menurutnya Malaysia yang akan dilawan di partai puncak nanti akan berbeda.

"Semua pertandingan tidak sama. Tentunya Malaysia nanti berbeda dan kami harus bisa berkonsentrasi," tuntas dia.

( din / nar )


Beberapa pemain Indonesia terlibat keributan kecil dengan pemain Filipina di penghujung laga semifinal leg kedua. Alfred Riedl pun menyoroti emosi dan kartu kuning yang didapat pemainnya.

Indonesia memastikan lolos ke babak final Piala AFF 2010. Menghadapi Filipina di semifinal, Firman Utina cs menang agregat 2-0, lewat dua gol yang diborong Cristian Gonzales.

Dari dua pertandingan tersebut dan menjelang laga final, beberapa pekerjaan rumah masih menanti timnas Indonesia. Salah satu yang disoroti Riedl adalah terpancingnya emosi pemain.

Saat memetik kemenangan 1-0 atas Filipina di pertandingan kedua beberapa jam lalu, dua pemain Indonesia terkena kartu kuning akibat terpancing emosinya. Mereka yang namanya dicatat wasit adalah Ahmad Bustomi dan Muhammad Ridwan.

Mengingat pertandingan final juga digelar dalam dua leg, Riedl meminta pemainnya untuk lebih bisa mengendalikan emosi.

"Untuk laga final kami harus mengontrol ketenangan kami. Seperti hari ini di 20 menit terakhir ada beberapa pemain yang kehilangan ketenangan. Dan juga ada dua pemain yang kena kartu kuning," ungkap Riedl dalam konferensi pers usai laga.

Leg pertama babak final akan dilangsungkan di Kuala Lumpur, Malaysia pada 26 Desember. Sementara leg kedua dihekat tiga hari kemudian, 29 Desember, di Stadion Utama Gelora Bung Karno.


Lewat dua gol Cristian Gonzales, Filipina harus mengubur impian mencetak sejarah lolos ke final Piala AFF. Kalah agregat 0-2 atas Indonesia, pelatih Simon McMenemy tak kehilangan kebanggaannya pada Azkals.

Suzuki AFF Cup 2010 menjadi tonggak prestasi tersendiri buat Filipina. Tim yang sebelumnya lebih sering jadi bulan-bulanan itu masuk babak semifinal untuk kali pertama dan membuat kejutan dengan menundukkan Vietnam dan menahan imbang Singapura.

Namun perjalanan Filipina harus terhenti di babak semifinal. Menjalani dua laga babak empat besar di Stadio Utama Gelora Bung Karno, tim berjuluk Azkals itu menelan dua kekalahan masing-masing dengan skor 1-0.

Filipina pun terpaksa menunda mimpi untuk masuk final turnamen paling bergensi di Asia Tenggara tersebut. Sebuah kekecewaan yang tak sampai membuat pelatih Simon McMenemy kehilangan kebangaan pada pemain-pemainnya.

"Pertandingan yang bagus, musuh yang hebat, fans yang luar biasa. Kami memiliki peluang hari ini. Tapi sayangnya kami tak mampu untuk mencetak gol. Pada akhirnya saya tetap bangga dengan tim Filipina," sahut McMenemy pada wartawan usai laga.

Selain memberi perlawanan ketat pada Firman Utina dkk, tim Filipina tetap bersikap sportif dan simpatik seusai wasit meniup peluit panjang. Mereka masuk ke tengah lapangan dan memberikan tepuk tangan pada puluhan ribu pendukung Indonesia yang sepanjang laga justru setia melakukan intimidasi.

"Pada akhirnya orang yang mengerti sepakbola pasti menghargai kerja keras dan saya tahu para penonton bisa menghargai kerja keras pemain-pemain saya."

"Dan kami sendiri harus mengapresiasi hal itu. Kami sendiri sangat iri, sangat cemburu karena mereka (penonton) sangat mengintimidasi. Dan memang itulah gunanya fans," tuntas pelatih 33 tahun asal Inggris itu.

( din / rin )


Indonesia memetik kemenangan 1-0 atas Filipina di leg kedua semifinal Suzuki AFF Cup 2010. Buat Alfred Riedl, laga tersebut menjadi yang terberat sepanjang turnamen ini.

Berbekal keunggulan 1-0 di leg pertama, Indonesia sesungguhnya lebih diuntungkan saat melakoni pertandingan kedua babak semifinal. Apalagi Firman Utina cs cuma butuh hasil imbang demi memastikan lolos ke babak final dalam laga yang kembali dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Tiket ke final akhirnya bisa didapat 'Pasukan Merah Putih' lewat gol semata wayang Cristian Gonzales, yang membuat Indonesia menang agregat 2-0. Meski begitu, Alfred Riedl mengakui kalau kemenangan yang didapat datang dari laga yang sangat menyulitkan.

"Pertandingan hari ini bukan yang terbaik untuk kami, tapi merupakan terberat karena bagi saya Filipina adalah tim Eropa. Hari ini kita usahakan untuk main cantik. Tapi kami lebih cari hasilnya untuk lolos ke final," sahut Riedl dalam konferensi pers usai pertandingan.

Dilanjutkan Riedl kemudian, setiap serangan yang dibuat Filipina selalu membuatnya was-was. Soalnya tim lawan terlihat jelas berupaya memanfaatkan keunggulan tinggi tubuhnya melalui umpan-umpan set piece dan lemparan ke dalam yang kerap langsung menusuk ke kotak penalti.

"Mereka membuat kami kesulitan untuk memenangi pertandingan. Pertandingan hari ini tidak baik untuk orang yang punya penyakit jantung. Mereka punya pemain yang tinggi-tinggi. Jadi tendangan sudut, tendangan bebas dan lemparan ke dalam semuanya sangat berbahaya."

"Sayang sekali di babak kedua kita tak bisa bikin gol kedua. Ada beberapa kesempatan, pemain kita gagal memanfaatkannya. Namun pertandingan hari ini memang sulit dimenangkan. Seperti yang kita perkirakan dari awal," tuntas pria asal Austria itu.
( din / nar )


Di Inggris sana, Ryan Babel, Rio Ferdinand dan Cesc Fabregas boleh saja membela tiga panji berbeda. Tapi mereka tetap "bersepakat" dalam hal memberikan ucapan selamat untuk timnas Indonesia.

Indonesia sukses melaju ke final Piala AFF 2010 setelah melewati hadangan Filipina. Setelah menang 1-0 di leg I, Indonesia kembali menang dengan skor sama di leg II, Minggu (19/12/2010) malam WIB.

Dengan demikian 'Merah Putih' melaju dengan keunggulan agregat 2-0. Di partai puncak Indonesia akan menghadapi Malaysia, yang sebelumnya sempat digasak 5-1 di fase grup.

Hal ini tidak lepas dari perhatian Babel, pemain Liverpool yang berteman dengan punggawa timnas Irfan Bachdim karena keduanya sama-sama pernah menimba ilmu sepakbola di klub Ajax.

"Selamat untuk Indonesia karena mencapai final," tulis Babel dalam akun Twitternya, @RyanBabel.

Ferdinand yang membela Manchester United, klub rival Liverpool di Inggris, pun tidak absen memberikan selamat untuk timnas Indonesia atas keberhasilannya menjejak final.

"Aku tahu dari twitfam-ku di Indonesia kalau mereka sudah mencapai final, selamat!" tulis bek Inggris tersebut di akun @rioferdy5.

Selain Ferdinand dan Babel, Fabregas yang bintang Arsenal --klub rival dari Liverpool mau pun MU-- seperti tidak mau kalah mengucapkan selamat untuk 'Pasukan Garuda'.

"Selamat untuk semua fans sepakbola di Indonesia atas kemenangannya. Selamat menikmati!" tulisnya di akun @cesc4official.



( krs / din )


Indonesia menjejak final Piala AFF 2010 untuk menghadapi Malaysia. Indonesia melaju usai mengatasi Filipina 1-0 di leg II, sehingga unggul agregat 2-0.


Setelah memetik kemenangan 1-0 di leg pertama, Kamis (19/12/2010) lalu, kemenangan kembali dipetik oleh 'Pasukan Garuda' pada leg II, Minggu (19/12/2010) malam WIB.

Cristian Gonzales kembali mencetak gol semata wayang dalam kemenangan Indonesia di leg kedua. Ia menjebol gawang Filipina beberapa menit sebelum babak pertama berakhir.

Pertandingan berlangsung keras karena kedua tim sama-sama tampil ngotot, terlebih Filipina menerapkan permainan keras. Akibatnya, Azkals juga harus tampil minus satu pemain menjelang laga berakhir usai Christopher Greatwich dikartu merah.

Jalannya Pertandingan

Indonesia mencoba menekan sedari menit awal dari sayap kanan. Firman Utina mencoba melepaskan tendangan spekulasi yang masih jauh dari sasaran.

Filipina coba melakukan serangan balik tapi masih bisa dipatahkan. Indonesia gantian menyerang balik dan hasilnya tak jauh beda.

Cristian Gonzales terjebak offside saat berusaha mengejar bola pada menit empat. Usaha Yongki mengejar bola sesaat kemudian juga masih kandas di tangan kiper.

Pada menit delapan Cristian Gonzales terjatuh di kotak penalti saat dikawal dua pemain! Tapi tak ada pelanggaran.

Peluang emas untuk Indonesia pada menit 11! Gonzales mengejar umpan terobosan dari Yongki tapi bola lebih dulu ditangkap kiper.

Kemelut di depan gawang Indonesia lahir pada menit 12, tapi sepakan Phil Younghusband akhirnya melambung. Sebelumnya pemain bertahan Indonesia juga gagal mengalau bola dengan lugas.

Christopher Greatwich berbenturan dengan Nasuha saat berebut bola di menit ke-16. Wasit menilai pelanggaran dilakukan si pemain Filipina.

Bola kemudian dikuasai Okto di sayap kiri meski umpan silangnya ke muka gawang masih bisa dihalau bek Filipina.

Gonzales mencatat peluang emas pada menit 21! Ia berhasil menanduk bola di muka gawang meski arah bola masih mengarah tepat ke kiper.

Indonesia kemudian menciptakan kemelut di muka gawang Filipna meski tak ada yang bisa diubah jadi gol.

Setengah jam berjalan, belum ada gol tercipta. Indonesia terlihat masih kesulitan menembus pertahanan Filipina yang rapi.

Nasuha melakukan penetrasi dari tengah lapangan pada menit 3. Okto terlihat ikut berlari untuk menyongsong bola. Okto pada akhirnya bisa menguasai bola tapi sepakannya belum jitu.

Firman Utina melepaskan umpan tumit ke arah M. Ridwan, dengan dua pemain Indonesia berada di kotak penalti. Alih-alih mengoper, M. Ridwan malah melepaskan tendangan langsung yang masih melebar.

Pertandingan memanas pada menit 40 setelah Ahmad Bustomi diterjang dengan keras oleh Greatwich. Wasit mengeluarkan kartu kuning untuk Greatwich.

Sesaat kemudian, Gonzales berada di depan gawang tapi kurang sigap menyongsong bola yang menuju ke arahnya. Peluang terbuang.

Gol untuk Indonesia pada menit 42! Dari luar kotak penalti, sepakan keras Gonzales tak tertahan untuk bersarang di gawang Filipina. Sebelum mengirimkan tendangan itu, sepakannya juga sempat dihadang bek Filipina.

Lima menit memasuki babak kedua, Yongki terkapar di lapangan setelah bertabrakan dengan Etheridge ketika sedang berusaha mengejar bola.

Zulkifli membuang peluang pada menit 55. Dari luar kotak penalti, ia melepaskan tendangan yang masih jauh melebar.

Filipina nyaris saja menyamakan skor. Greatwich yang tak terkawal di tiang jauh berhasil menyambut bola umpan silang dengan kepalanya dan si kulit bundar menyisir tipis di atas mistar gawang Indonesia.

Okto! Dengan lihai ia mengejar bola dan mengecoh lawan di sisi gawang Filipina pada menit 63, meski sepakannya dari sudut sempit masih bisa dibendung kaki kiper Etheridge.

Markus berhasil mengadang sepakan keras pemain Filipina dari luar kotak penalti. Hamka kemudian menyapu bola yang tak bisa ditangkap Markus.

Kesalahan komunikasi di lini belakang Indonesia nyaris saja bikin Filipina bikin gol pada menit 79. Beruntung Firman masih bisa menyapu. Dari lemparan ke dalam, gawang Indonesia juga terancam walau bola masih tipis melebar.

Nyaris saja Arif Suyono langsung bikin gol beberapa saat usai dimainkan. Bola mengarah ke tiang jauh dan coba ditanduknya meski gagal.

Filipina harus bermain minus satu pemain setelah Greatwich mendapat kartu kuning kedua sehingga diacungi kartu merah, usai melanggar Markus pada menit 87.


Susunan pemain

Indonesia: Markus; Zulkifli, Maman, Hamka, M. Nasuha; M. Ridwan, Bustomi, Firman, Okto (Arif '85); Yongky Aribowo, Gonzales (Bambang Pamungkas '92).

Filipina: Etheridge; Gier, Boromeo, Del Rosario, Ray Anthony Jonsson; Gener (Margarse '57), J. Younghusband (Barsales '84), De Jong, Greatwich; P. Younghusband, Araneta (Caligdong '76). ( krs / din )

OFFICIAL PARTNER

FACEBOOK

Polling

Persipura perlu menambah Pemain pada posisi ?
GELANDANG
KIPER
PLAYMAKER
STRIKER
BEK
TIDAK PERLU
Poll Maker

KLASEMEN LIGA SUPER

http://www.mitrakukar.com/grafis/klasemensementara.jpg





  P Ma M I K







1 Persebaya 36 17 12 3 2







2 Mitra Kukar 33 17 10 3 4







3 Persipura 32 16 8 8 0







4 Persela 25 18 7 4 7







5 Persiram 23 19 6 5 8







6 Persepam Madura United 22 16 6 4 6







7 PSM Makassar 22 17 6 4 7







8 Persiba Balikpapan 22 18 6 4 8







9 Putra Samarinda 21 16 5 6 5







10 Perseru Serui 16 17 4 4 9







11 Persiba Bantul 6 19 1 3 15







eXTReMe Tracker

Berita Terkini

Google Yahoo Msn