
Laga kedua Piala Indonesia menampilkan partai hidup mati. Bontang FC menghadapi Persemalra Maluku Tenggara di stadion Segiri, Minggu (18/4). Mengapa dikatakan hidup mati. Karena kedua tim sama-sama mengalami kekalahan pada laga perdananya. Bontang FC ditekuk Persisam Putra Samarinda 0-1 dan Persemalra harus takluk atas Persiba Balikpan 0-2.
Kegagalan Bontang FC tentu tidak ingin diulangi. Bontang FC akan berbenah untuk memenangkan pertandingan dan membuka peluang lolos ke babak berikutnya. Sehingga rotasi pemain kembali dilakukan pelatih Bontang FC, Fakhri Husaini. Bila laga perdana tidak menurunkan Aldo Bareto dan Kenji Adachihara menghadapi Persisam.
Kini pelatih berkumis tebal ini akan menduetkannya menghadapi Persemalra. Kepastian diturunkannya Aldo-Kenji setelah melihat performa pemainnya yang mengalami kelelahan akibat melakoni padatnya jadwal di kompetisi Indonesia Super League (ISl) 2009/2010.
Fakhri juga masih menimbang siapa pemain asing ketiga yang akan diturunkan. Masih tersimpan Kan Kuchi, Ali Khadaffi dan Patricio Jimenez. "Mengenai pemain asing ketiga yang akan diturunkan masih saya lihat kondisi pemain sesaat sebelum pertandingan," kata mantan pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia ini. Fakhri.
Mengembalikan posisi Aldo dan Kenji tentu gaya permainan Bontang FC seperti semula dengan mengandalkan agresifitas serangan. "Tentu saya akan merotasi pemain dengan memasukkan Kenji dan Aldo di lini depan," kata Fakhri ditemui di hotel Mesra, Sabtu (17/4/2010). Menilik performa calon lawannya, Fakhri mewaspadai dengan semangat tempur anak asuh Aji Lestaluhu. Apalagi pada pertandingan pertama menghadapi Persiba menelan kekalahan dua gol.
