Share |

Along Cedera Otot Tendon


Resiko tampil ngotot di ajang Piala Indonesia 2010 memakan korban pemain inti Arema Indonesia. Tepatnya usai mengalahkan Deltras Sidoarjo 1-0 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (17/4) malam, satu pilar Arema, Noh Alam Shah mengalami cedera.
Striker Arema asal Singapura itu mengalami cedera otot tendon di paha bagian belakang kaki kirinya. Cedera yang tampaknya cukup serius tersebut membuatnya berjalan terpincang-pincang saat recovery training di Club House Dieng, kemarin siang.
“Sampai sekarang terasa sakit, saya tidak tahu bagaimana awalnya sampai cedera seperti ini. Untuk berangkat ke Papua tergantung kondisi dalam beberapa hari ini, masih dilihat dulu nanti,” ungkap pemain yang akrab disapa Along ini.
Sedangkan menurut keterangan dokter tim Arema, Albert Rudianto, cedera otot yang dialami Along setidaknya dibutuhkan waktu sekitar lima hari untuk pemulihan. Artinya, pencetak satu gol Arema ke gawang Deltras ini masih berpeluang berangkat ke Papua saat Arema melakoni laga away lawan Persipura Jaya, Sabtu (24/4) depan.
“Menurut saya, waktu lima hari untuk proses penyembuhan Along mungkin cukup, kita masih akan melihat kondisinya nanti,” sebut dokter Albert mengaku tidak tahu menahu perihal awal cedera yang didapat oleh Along saat lawan Deltras.
Sementara itu, untuk kondisi luka yang dialami gelandang Singo Edan, Roni Firmansyah, di bagian kepalanya harus mendapatkan 12 kali jahitan. Itu setelah Roni langsung dilarikan ke rumah sakit Lavallet, beberapa saat setelah berbenturan denga pemain belakang Deltras.
“Roni mendapatkan 12 kali jahitan di rumah sakit Lavallet, luka di bagian kepalanya menganga dan membentuk huruf Y, makanya diperlukan banyak jahitan dan jahitannya itu akan dilepas sepuluh hari lagi,” terang dokter Albert.
Meski begitu banyak mendapatkan jahitan, Roni sendiri mengaku tidak ada masalah serius dengan kondisinya. Bahkan pemain asal Pandaan ini mengaku siap jika nanti pelatih menurunkannya lawan Persipura.
“Tidak ada masalah, cuma sedikit pusing. Saya siap untuk tampil di Papua, dan itu semua tergantung keputusan pelatih,” yakin Roni yang hingga kemarin belum mengetahui secara pasti penyebab luka robek di kepalanya itu. (bua/jon)
Share on Google Plus

About 12paz