
Pelatih Persema Malang, Subangkit sesalkan striker lokal yang tidak pernah sungguh-sungguh saat berlatih. Akibatnya ada kegamangan pelatih untuk memasang pemin striker lokal ketika ada pertandingan ISL meskipun pemain asing yang ada di Persema adalah pemain pas-pasan.
Hal ini terungkap saat beberapa wartawan menanyakan mengapa pelatih tidak berani memasang pemain lokal untuk posisi striker. "Bagaimana saya memasang striker lokal ketika mereka tidak menunjukan performa saat latihan," kata Subangkit, Kamis (10/12/2009).
Menurutnya, memang beda profesionalitas pemain, jika pemain asing saat berlatih maupun bertanding selalu serius. "Sehingga kita bisa melihat performa setiap saat," papar Bangkit.
Diharapkannya, pemain lokal yang sudah teken kontrak dengan sebuah tim seharusnya mempunyai profesional yang diwijudkan dengan kesungguhan baik berlatih maupun berlaga.
"Bagaimana berani memasang jika latihan saja tidak sungguh-sungguh apa lagi ketika laga? inikan pertanyaan besar," ungkapnya.
Dia meyakinkan, jika pemain lokal saat berlatih menunjukan performa yang baik dirinya tidak ragu untuk memasang mereka. "Kita akan memasang striker yang ada ketika mereka menunjukan performa terbaiknya. Jika tidak maka saya tidak akan memasang," jelasnya.
Persema saat ini mempunyai dua striker lokal yaitu Angga dan Harmoko. Dalam laga ISL tahun ini mereka belum pernah dipasang. Bahkan penggantian striker saat bermain di laga ISL, Subangkit lebih senang mengganti dengan gelandang serang yang mempunyai naluri mencetak gol.[mad/ted]
