
Liga memberikan izin klub Liga Super 2009/2010 merekrut pemain baru.Namun, tambahan amunisi tersebut wajib diambil klub dari timnas U-23 SEA Games (SEAG) 2009 Laos.
”Liga memberikan peluang bagi klub yang ingin menambah jumlah pemain.Tapi,nama pemain yang diajukan harus berasal dari timnas U-23.Kami akan tolak kalau klub sudah memiliki 30 pemain. Yang jelas,kami tidak ingin menyulitkan pemain atau klub,” ungkap CEO PT Liga Super (PT LI) Joko Driyono kemarin. Bursa transfer amunisi klub Liga Super sebenarnya sudah ditutup pada 1 September lalu.Klub juga baru diizinkan menambah amunisi pada jeda kompetisi mulai akhir Januari 2010 sampai 14 Februari 2010.
Garansi penambahan pemain sebelumnya diberikan bagi Sriwijaya FC (SFC),Persipura Jayapura, serta Persiwa Wamena sebelum registrasi Liga Champions Asia (LCA) atau Piala AFC.SFC boleh memasukkan nama baru sebelum Rabu (30/12), lalu duo Papua maksimal pada 23 Januari 2010. ”Bukan hanya Liga Super,klub Divisi Utama juga mendapatkan kemudahan serupa. Silakan saja kalau mereka ingin merekrut pemain timnas U-23, meskipun kondisinya relatif sama.Kemudahan bagi pemain SEAG harus diberikan karena kontraknya segera habis,” katanya.
Kontrak Tony Sucipto dkk akan habis seusai penyelenggaraan multievent dua tahunan itu. Namun, beberapa punggawa Merah Putihmuda diklaim belum memiliki klub.Liga sebelumnya membekukan status 22 nama itu. Mereka terikat kontrak dengan timnas U- 23 terhitung sejak training camp (TC) pada April sampai akhir Desember 2009.”Mayoritas memang sudah memiliki klub, tapi kurang dari 10% pemain belum,contohnya Andika Yudhistira. Tapi, status pengesahan mayoritas pemain sebenarnya hanya ditangguhkan,” ujarnya.
Merah Putihmuda sendiri terancam angkat koper lebih awal dari SEAG, kecuali keajaiban menghampiri saat menghadapi Myanmar pada hari ini. Saat ini timnas berada di posisi paling buncit klasemen Grup B SEAG 2009 dengan mengumpulkan satu angka.Merah Putih kemenangan dengan skor minimal 3-0 atas Myanmar. Tapi,hasil itu pun belum cukup. Karena, kiprah Indonesia tetap ditentukan hasil pertandingan Singapura versus Laos yang digelar satu jam setelah laga Indonesia-Myanmar. Jika pertandingan mereka berakhir imbang, berapa pun koleksi gol yang diraih Tony Sucipto dkk tetap tidak akan menyelamatkan Indonesia.
Joko menambahkan, apa pun hasil akhir mereka, seluruh pemain timnas yang sudah dikontrak bisa langsung merumput bersama klubnya. ”Kami tidak yakin tidak ada program tambahan setelah pemain kembali dari SEAG. Mereka pasti langsung pulang ke klubnya. Kalau dokumen lengkap, kami akan mengesahkan status mereka. Otomatis pemain bisa bermain untuk pertandingan terdekat,” ungkapnya. Sementara itu,Persija Jakarta mengaku tertarik dengan wild card Liga. Namun, Macan Kemayoran harus menyesuaikan dengan kebutuhan klub.
”Sebenarnya pemain lokal kami sudah lengkap. Kebutuhan kami saat ini adalah satu pemain asing untuk posisi striker atau gelandang. Tapi, boleh saja kalau ternyata karakter pemain timnas U-23 yang belum memiliki klub sesuai kebutuhan kami.Nanti akan dilihat semuanya,” tutur Asisten Manajer Persija Ferry Indra Syarief. (wahyu argia)
