Kubu Arema Indonesia harus gigit jari. Keinginan klub berjuluk Singo Edan itu banding, ditolak Komisi Banding (Komding) PSSI. Artinya Arema tetap harus menjalani sanksi dari komisi disiplin (komdis) yang telah dijatuhkan.
"Untuk Arema, hukumannya tetap tak berubah. Panpel diwajibkan membayar denda Rp 50 juta dan menggelar satu pertandingan tanpa penonton," ujar Rusdi, kemarin.
Menurut Rusdi, sanksi itu bertujuan memberi efek jera. Bukan hanya kepada panpel Arema, tapi juga panpel klub kontestan lain Indonesia Super League (ISL).
Persiba Balikpapan
Sebelumnya, Komding PSSI menerima banding Persiba Balikpapan. Klub Beruang Madu mendapatkan pengurangan hukuman dengan hanya melakoni satu partai usiran.
Hanya bermain di luar kandang sejauh minimal 100 km saat menjamu Persijap (20/12). Sedangkan saat melawan Persela (23/12) sudah bisa di kandang.
Sebelumnya, Persiba juga dihukum dua laga usiran di Kediri. Namun, banding mereka diterima Komding PSSI. (rif/persda netrwork/oro)
Menurut Rusdi, sanksi itu bertujuan memberi efek jera. Bukan hanya kepada panpel Arema, tapi juga panpel klub kontestan lain Indonesia Super League (ISL).
Persiba Balikpapan
Sebelumnya, Komding PSSI menerima banding Persiba Balikpapan. Klub Beruang Madu mendapatkan pengurangan hukuman dengan hanya melakoni satu partai usiran.
Hanya bermain di luar kandang sejauh minimal 100 km saat menjamu Persijap (20/12). Sedangkan saat melawan Persela (23/12) sudah bisa di kandang.
Sebelumnya, Persiba juga dihukum dua laga usiran di Kediri. Namun, banding mereka diterima Komding PSSI. (rif/persda netrwork/oro)

